3 Penyebab Larva Lele Kembung yang Wajib Diketahui dan DihindariKumparan | 24/02/2025 07:20:02
Penyebab larva lele kembung menjadi perhatian utama dalam budidaya ikan lele.
Kondisi ini biasanya disebabkan oleh gangguan pada sistem pencernaan yang memicu penumpukan gas di dalam tubuh larva.
Dikutip dari buku Panduan Praktis Pembenihan Lele, Supriyadi, 2018:74, larva yang mengalami kembung cenderung menunjukkan gejala seperti perut membesar, nafsu makan menurun, hingga berenang terbalik.
Jika tidak segera diatasi, kondisi ini dapat berujung pada kematian massal, sehingga penting bagi peternak untuk memahami penyebab utamanya.
Berikut ini merupakan penyebab larva lele kembung yang wajib diketahui.
1.
Pemberian Pakan Berlebih
Pemberian pakan secara berlebihan menjadi penyebab larva lele kembung yang paling sering terjadi. Pakan yang berlebih akan menyebabkan sisa makanan mengendap di dasar kolam, yang kemudian membusuk dan menghasilkan gas amonia.
Larva yang mengonsumsi sisa pakan ini akan mengalami gangguan pencernaan, menyebabkan penumpukan gas dalam perutnya. Solusi yang disarankan adalah mengatur jadwal pemberian pakan dengan porsi yang tepat, disesuaikan dengan usia dan kebutuhan larva.
2. Kualitas Air yang Buruk
Kualitas air yang buruk juga menjadi penyebab larva lele kembung yang sering diabaikan. Dikutip dari buku Budidaya Ikan Lele Modern, Budi Santosa, 2020:98, disebutkan bahwa kadar amonia tinggi dan rendahnya oksigen terlarut dapat merusak saluran pencernaan larva.
Kondisi ini memicu terjadinya gangguan metabolisme dan penumpukan gas.
Langkah pencegahannya adalah menjaga kualitas air dengan mengganti air secara berkala, memastikan sirkulasi air berjalan baik, serta menghindari penumpukan kotoran di dasar kolam.
3. Infeksi Bakteri
Infeksi bakteri, terutama yang disebabkan oleh Aeromonas hydrophila, juga menjadi penyebab larva lele kembung. Bakteri ini dapat menyerang sistem pencernaan larva, menyebabkan perut buncit, penurunan nafsu makan, dan perilaku berenang terbalik.
Pencegahannya adalah dengan menjaga kebersihan kolam, memberikan pakan yang steril, dan menggunakan antibiotik sesuai dosis yang direkomendasikan.
Penyebab larva lele kembung umumnya berkaitan dengan pakan, kualitas air, dan infeksi bakteri.
Dengan pengaturan pakan yang tepat, menjaga kebersihan kolam, serta pengobatan yang sesuai, risiko larva kembung dapat diminimalkan, sehingga pertumbuhan lele menjadi lebih optimal. (Phonna)
Baca Juga: Kroto vs Jangkrik: Mana Pakan Terbaik untuk Burung Peliharaan?
Array
Baca Lebih Lanjut
7 Ikan Lele Raksasa yang Pernah Ditangkap, Ada Sebesar Beruang
Detik
3 Minuman yang Berisiko Memicu Penyakit Stroke, Hati-hati
Detik
Dugaan Penyebab Kematian Suami Istri yang Jasadnya Ditemukan di Magelang, Sang Istri Tengah Hamil
Muslimah
4,4 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan, yang Belum Jangan Lupa!
Detik
Awas, 5 Jenis Buah yang Bikin Batuk Makin Parah, Harus Dihindari Kalau Tak Mau Menyesal
Nindya Galuh Aprillia
BCA Expo 2025: Tanggal dan Lokasi yang Perlu Diketahui
Jendela Dunia
Baru Tahu, 5 Istilah Fashion atau Style Look yang Wajib Diketahui
Konten Grid
6 Penyebab Langsam Motor Tidak Stabil dan Cara Mengatasinya
Detik
7 Tanda Usus Kotor yang Jangan Dianggap Sepele, Begini Bahayanya
Detik
Baru Tahu Susu dan 3 Makanan Ini Jangan Dimakan saat Batuk, Bisa Makin Parah