Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Polres Pamekasan mengungkap hasil visum dan kronologi meninggalnya lima warga Dusun Koberung, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Kamis (28/11/2014) pagi.

Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto mengatakan, hasil visum lima warga tersebut, rumah sakit H Slamet Martodirjo Pamekasan menyatakan korban meninggal dunia karena kehabisan oksigen akibat keracunan bau bambu yang direndam di dalam sumur terlalu lama.

Kata dia, kelima orang tersebut masih memiliki ikatan keluarga.

Sedangkan sumur tersebut milik Mohammad Hosen (50) yang juga menjadi korban.
 
Selain itu, Mohammad Samsuri (60) sepupu Hosen yang juga menjadi korban.

Mulanya Mohammad Samsuri berniat mengangkat potongan bambu yang direndam di dalam sumur yang sudah tidak terpakai milik Moh. Hosen.

"Di sinilah awal musibah itu, ketika Hosen turun ke dalam sumur terlihat oleh Samsuri, Hosen lemas, Samsuri berteriak dan masuk ke dalam sumur berniat menolong Hosen," kata AKP Sri Sugiarto.

Tak cukup lama, Fathorrozi (45) ponakan Hosen mendengar teriakan pamannya tersebut langsung datang ke sumur dan langsung masuk ke sumur.

Berikutnya, Zainollah (29) ponakan Hosen dan Moh. Sai (46) menantu ponakan Hosen yang mengetahui kejadian itu juga berniat menolong dan masuk ke dalam sumur.

"Mereka berniat menolong korban yang sebelumnya sudah masuk duluan ke dalam sumur, namun mereka semua malah menjadi korban berikutnya," ungkap AKP Sri.

Kejadian nahas satu keluarga itu mengundang masyarakat berdatangan ke TKP  dan berupaya mengeluarkan kelima korban dari dalam sumur menggunakan tali.

Lebih lanjut, AKP Sri Sugiarto mengimbau kepada masyarakat, agar hati-hati dalam bertindak.

Dia berpesan supaya diperhatikan dahulu akibat yang akan ditimbulkan bila akan melakukan sesuatu, seberapa bahaya bila hal itu dilakukan bagi keselamatan diri sendiri.

"Cek dan ricek terlebih dahulu situasi dan kondisi yang ada di suatu tempat bila akan melakukan sesuatu, berbahaya atau tidak ini yang harus kita pikirkan, baru kita lakukan tindakan atau pekerjaan itu, semoga kita semua dijauhkan dari musibah serupa," doanya.

Terpisah, Kapolsek Pademawu, Iptu D. Riawanto menjelaskan, setelah pihaknya mendapatkan laporan, segera mendatangi TKP sembari menghubungi BPBD Pamekasan.

Setelah tiba di TKP, ternyata kelima korban sudah dikeluarkan dari dalam sumur oleh warga menggunakan tali.

"Kami segera membawa korban ke RSUD Pamekasan agar segera dilakukan visum untuk mengetahui penyebab meninggalnya kelima korban tersebut," katanya.

Untuk saat ini, TKP sumur yang diduga mengandung gas tersebut sedang dipasang garis Police Line guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Array
Baca Lebih Lanjut
BREAKING NEWS: 5 Warga Pamekasan Meninggal Seketika di dalam Sumur
Taufiq Rochman
5 Warga Pamekasan Tewas dalam Sumur, Diduga Akibat Hirup Gas Beracun
Detik
Tragis, 5 Orang Sekeluarga di Pamekasan Madura Tewas di Dalam Sumur
Sindonews
Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan di Minsel Sulawesi Utara, Pelaku Tampar Korban, Ditegur Warga
Dewangga Ardhiananta
Tukang Kebun SDN Tanjungrejo II Meninggal di Ruang Istirahat Sekolah, Pihak Keluarga Menolak Visum
Dyan Rekohadi
Kronologi Elf yang Ditumpangi Rombongan SPK Tegalyoso Klaten Kecelakaan di Ngawi, 1 Orang Meninggal
Naufal Hanif Putra Aji
Kunti Lapor Polisi, Pria Meninggal Dunia di Wisma Palangka Raya Bikin Panik, ini Kata Kapolresta
Nia Kurniawan
Kronologi dan Identitas Korban Serta Pelaku Pembunuhan di Minsel, Berawal dari Teguran Jangan Ribut
Indry Panigoro
Ditemukan Meninggal di Dalam Bak Mandi, Remaja di Sragen Ternyata Tersetrum saat Perbaiki Lampu
Ryantono Puji Santoso
Kecelakaan Maut di Tol KLBM Gresik, Mobil Honda HR-V Tabrak Truk Muat Semen, Ibu, Anak dan ART Tewas
Dwi Prastika