TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Alasan narapidana bernama Nasriyatno alias Cili bin Rakiman (35) kabur dari Rutan Kelas I Pekanbaru, akhirnya terungkap.
Ketika diperiksa usai berhasil ditangkap kembali, Nasriyatno mengaku nekat melarikan diri karena ketakutan setelah mendapat ancaman dari seorang tahanan yang disebut akan segera dipindahkan ke Rutan Pekanbaru.
Nasriyatno berhasil ditemukan petugas Rutan di kawasan Jalan Teluk Leok, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Rabu (27/5/2026), setelah dilakukan pencarian intensif sejak kabur pada Minggu (24/5/2026).
Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, Erwin Siregar mengatakan, petugas bergerak cepat membentuk tim pencarian dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk melakukan pengejaran.
“Sejak malam Senin, petugas Rutan langsung melakukan langkah cepat dan terukur untuk melakukan pencarian. Berkat kerja keras serta komitmen seluruh jajaran, warga binaan tersebut berhasil ditemukan di wilayah Jalan Teluk Leok, Rumbai,” ujar Erwin.
Dalam proses pemeriksaan, Nasriyatno mengaku kabur karena merasa tertekan dan takut usai menerima informasi adanya ancaman dari seorang teman atau tersangka lain yang dikabarkan akan masuk ke Rutan Pekanbaru.
Menurut pengakuannya, ancaman itu disampaikan oleh seseorang yang baru masuk atau dikirim ke Rutan Pekanbaru.
Kondisi tersebut membuat Nasriyatno panik hingga memilih melarikan diri untuk menghindari pertemuan dengan orang yang diduga mengancam dirinya.
Nasriyatno mengungkap, ancaman tersebut ternyata dipicu kesalahpahaman terkait persoalan pribadi yang terjadi sebelum dirinya masuk ke dalam Rutan.
“Yang bersangkutan juga menegaskan bahwa pelarian yang dilakukan merupakan aksi spontan dan tidak melibatkan pihak mana pun,” sebut Kepala Rutan.
Erwin memastikan situasi keamanan di Rutan Kelas I Pekanbaru saat ini tetap aman dan terkendali.
Pihaknya juga akan melakukan evaluasi internal untuk memperkuat sistem pengawasan dan keamanan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Dalam proses pengejaran, petugas Rutan Pekanbaru turut berkolaborasi bersama Polresta Pekanbaru dan Polsek Rumbai guna mempercepat pencarian warga binaan tersebut.
Sebelumnya diketahui, narapidana bernama Nasriyatno itu kabur dari Rutan Pekanbaru pada Minggu (24/5/2026) menjelang Maghrib.
Ia merupakan narapidana kasus pencurian dengan pemberatan.
Berdasarkan informasi awal, napi tersebut kabur dengan cara melompati pagar tembok rutan tanpa menggunakan alat bantu.
Akibat aksinya itu, ia disebut mengalami luka-luka saat melompat pagar.
Pihak Rutan bersama aparat kepolisian langsung melakukan pengejaran intensif, termasuk melakukan pendekatan persuasif kepada pihak keluarga.
(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)