TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang bobotoh mengungkap cerita di balik kemarahan pemain Persib Bandung, Federico Barba saat konvoi juara.
Bobotoh tersebut menceritakannya lewat postingan yang merekam bek Persib tersebut saat sedang berada di bandara.
Dalam postingan di Instagramnya @aditriadi22, bobotoh itu membagikan momen saat Barba tengah bersiap melanjutkan perjalanan bersama keluarganya.
Ia menyinggung insiden yang sempat ramai diperbincangkan saat perayaan juara Persib Bandung beberapa waktu lalu.
Menurut pengakuan Bobotoh itu, Barba menjelaskan alasan dirinya tampak emosi ketika konvoi berlangsung.
Saat itu, Barba disebut merasa risih melihat situasi di sekitarnya yang dinilai kurang kondusif.
"Safe flight @fedebarba19 and family.
Unggahan itu pun ramai mendapat perhatian warganet.
Banyak bobotoh memberikan komentar dukungan kepada Barba dan menilai situasi saat konvoi memang sangat padat.
Menariknya, unggahan tersebut juga mendapat balasan langsung dari Barba.
Bek asal Italia itu hanya memberikan respons singkat.
"Thank you," tulis Barba di kolom komentar.
Arak-arakan skuad Juara Super League 2025-2026, Persib Bandung, mulai beranjak dari titik awal di Gedung sate pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
Para pemain dan ofisial Persib Bandung beserta manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) diarak menggunakan lima unit mobil Unimog, satu unit kendaraan taktis PJD, tiga Bus Bandros dan ambulans.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, di atas kendaraan pawai, para pelatih, pemain, ofisial, dan manajemen Persib Bandung tampak bersemangat untuk menyambut para Bobotoh yang sudah memadati sepanjang jalur konvoi.
Piala Super Lague pun dipamerkan oleh Beckham Putra dan pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak.
Sementara itu, di sepanjang jalan, mulai dari pintu gerbang keluar Parkir Barat Gedung Sate, para Bobotoh mulai dari anak-anak hingga orang tua berjejalan.
Mereka melambaikan tangan dan mengelu-elukan para punggawa Persib Bandung yang juga ikut melambaikan tangan di atas kendaraan pawai.
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, berharap pawai berjalan aman, tertib dan lancar hingga selesai.
"Kita berdoa mudah mudahan perjalanan ini tidak terganggu, Insya Allah semua dalam keadaan lancar, selamat," ujar Umuh, Minggu pagi.
Umuh pun mengimbau kepada seluruh Bobotoh yang ikut dalam pawai tidak mengganggu kegiatan atau keperluan orang lain baik warga Kota Bandung maupun wisatawan.
"Semua yang ikut pawai, membantu agar jangan mengganggu kegiatan orang lain. Terima kasih," pungkasnya.
Adapun rute konvoi Persib dimulai dari Gedung Sate melewati Jalan Banda, Jalan Riau, Jalan Merdeka, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Lembong, Jalan Veteran, Simpang Lima, Jalan Asia Afrika, dan berakhir di Gedung Merdeka.