TRIBUNMANADO.CO.ID - Kronologi penikaman di Karombasan, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), pada Minggu (24/5/2026).
Tepatnya kejadian tragis ini terjadi di lantai II Terminal Karombasan, Kelurahan Karombasan Utara Lingkungan III, Kecamatan Wanea, Manado, Sulut.
Korban Andre Kaeng dan pelaku berinisial VI (21) sempat cekcok hingga saling dorong.
Diketahui pelaku kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan seorang pria meninggal dunia berhasil ditangkap oleh Polsek Wanea Polresta Manado.
Korban berinisial Andre Kaeng (31) meninggal dunia usai mengalami luka tikam serius di bagian perut sebelah kiri.
Korban sempat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Manado.
Namun dinyatakan meninggal dunia sekira pukul 13.54 WITA akibat luka yang dideritanya.
Sementara itu, pelaku VI berhasil diamankan Tim Opsnal Polsek Wanea sesaat setelah kejadian dan langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Wanea AKP Nolly Kinda didampingi Kasi Huma Polresta Manado IPTU Agus Haryono mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa tragis tersebut bermula ketika korban bersama pelaku serta dua perempuan berinisial ML dan AP tengah mengonsumsi minuman keras di lokasi kejadian.
Dalam suasana pesta miras itu, terjadi adu mulut antara ML dan AP yang diketahui memiliki hubungan keluarga.
Pelaku kemudian mencoba melerai pertengkaran tersebut.
Namun korban diduga tersinggung hingga terjadi cekcok antara korban dan pelaku.
Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi saling dorong.
"Dalam keterangannya kepada penyidik, pelaku mengaku sempat didorong dan dicekik oleh korban hingga tubuhnya menyenggol meja tempat sebuah pisau dapur berada," tutur AKP Nolly.
Lalu, lanjut dia, pisau tersebut jatuh ke lantai dan kemudian diambil pelaku sebelum akhirnya digunakan untuk menikam korban di bagian perut sebelah kiri.
Kata Kapolsek, usai kejadian, pelaku bersama warga sekitar sempat membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado guna mendapatkan pertolongan medis.
Namun korban akhirnya meninggal dunia akibat luka tikam yang cukup parah.
"Kita langsung bergerak cepat begitu menerima laporan masyarakat terkait insiden tersebut," ujar Kapolsek Wanea.
Personel langsung mendatangi TKP, mengamankan pelaku, melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Dia menambahkan selain melakukan proses penyidikan, pihak kepolisian juga mengambil langkah antisipasi guna mencegah kemungkinan terjadinya aksi balas dendam dari pihak keluarga korban terhadap keluarga pelaku.
"Bhabinkamtibmas setempat turut diterjunkan untuk memberikan imbauan kamtibmas kepada keluarga korban agar tetap menahan diri dan menyerahkan penanganan perkara sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
Untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif, Polsek Wanea juga akan melakukan pengamanan di rumah duka maupun di sekitar kediaman pelaku selama proses pemakaman berlangsung," pungkasnya.
Sosok Andre Kaeng
Sosok Andre Kaeng korban tewas penikaman di area Pasar Pinasungkulan Karombasan, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara, Minggu (24/5/2026).
Korban Andre Kaeng diketahui sosok yang baik hati.
Andre dikenal tidak pernah buat masalah.
Hal ini berdasarkan penelusuran Tribun Manado dari sosial media.
Dennis salah satu akun di Facebook mengungkapkan bahwa korban dikenal sering becanda.
"Tidak pernah buat salah ke orang, cuma tau bercanda," kata dia dikutip TribunManado.co.id, Senin 25 Mei 2026.
Sementara akun Muthii Majala mengucapkan duka mendalam atas kepergian korban Andre Kaeng.
"Selamat jalan Andre Kaeng minta maaf sekali saya tidak dapat datang waktu itu kamu panggil. Saya tahu kamu orang baik-baik yang tidak pernah buat salah dengan orang lain," ucapnya.
Akun lainnya Garry Gerot mengucapkan dukacita mendalam buat korban Andre kaeng.
Garry juga menyebut korban sosok yang tidak nakal.
"Selamat jalan saudaraku Andre Kaeng, yang kita tahu kamu tidak nakal karena kamu rajin sekali kerja jual daging babi di pasar," jelasnya.
Akun lainnya Niva mengucapkan duka mendalam buat korban Andre Kaeng.
"RIP Andre Kaeng, ipar yang paling baik. Tidak pernah salah sama saya maupun orang lain, tenang di alam sana Andre see you orang baik," ujarnya.
Kasus penikaman ini ramai di media sosial.
Banyak ucapan duka mengalir buat korban Andre Kaeng
Korban luka di rusuk kiri
Kejadian tersebut menggegerkan warga yang berada di sekitar lokasi.
Korban mengalami luka tusuk di bagian rusuk sebelah kiri.
Usai kejadian, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun nahas, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Manado AKP Elwin Kristanto membenarkan kejadian tersebut.
"Iya benar, ada kasus penikaman," ujar Elwin saat dihubungi melalui WhatsApp.
Mantan Kapolsek Malalayang itu menjelaskan, kejadian berlangsung sekitar pukul 12.30 WITA.
Sementara itu, terduga pelaku dikabarkan telah diamankan aparat kepolisian.
Saat ini pelaku berada di Polresta Manado untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
"Untuk selengkapnya nanti akan kami update," pungkasnya.
(TribunManado.co.id)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK