SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Identitas jasad perempuan yang ditemukan di dekat Flyover Juanda, Aloha akhirnya terungkap.
Perempuan itu diketahui merupakan warga Surabaya berinisial LS, berusia 50 tahun, tinggal di Jl Kusuma Bangsa, Kelurahan Kapasari, Kecamatan Genteng.
Informasinya, sebelum ditemukan meninggal dunia di dekat rel kereta api kawasan Aloha itu, korban sempat izin keluar rumah kepada pihak keluarga.
Kanit Forensik Pusdik Porong, Aipda Joko mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan luar terhadap jasad korban sesaat setelah dievakuasi dari lokasi.
Hasilnya, dipastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Hasil pemeriksaan terhadap jenazah wanita itu, tidak ada unsur kekerasan. Mayat sudah lebam dan kaku, ada luka lecet di bagian lutut kiri. Pihak kami telah memeriksa bagian luar mayat tersebut,” kata Joko, Senin (25/5/2026).
Meski ditemukan luka lecet di bagian lutut kiri, pihak forensik memastikan luka tersebut bukan indikasi tindak penganiayaan.
Pemeriksaan juga hanya dilakukan pada bagian luar tubuh korban. Karena pihak keluarga tidak menghendaki pemeriksaan lanjutan atau autopsi bagian dalam.
“Mayat telah diambil langsung oleh pihak keluarga kemarin,” ujarnya.
Saat ditemukan, Minggu (24/5/2026) sore, korban diketahui mengenakan daster hitam bermotif daun.
Dia tergeletak tak bernyawa di dekat rel, tak jauh dari Flyover Aloha.
Penemuan jenazah perempuan tersebut sempat menggegerkan warga.
Pertama korban ditemukan oleh warga yang biasa membantu penyeberangan di lokasi tersebut.
Polisi pun langsung ke lokasi saat mendapat laporan terkait penemuan mayat itu.
Setelah memeriksa jenazah korban dan melakukan olah TKP, petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban.
“Jenazah korban langsung dibawa ke RS Gasum Pusdik Porong untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kanit Reskrim Polsek Gedangan Dudon Setia Putra.
Selain memeriksa korban dan area sekitar lokasi penemuan, petugas juga sempat memintai keterangan saksi dalam upaya penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian korban.