TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Seorang pemuda, Edo Rabmadhani Murdyan menghidupkan kembali jajanan tradisional yang sudah jarang ditemui, namanya kue satu Khas Banyumas.
Di tangan kreatifnya, jajanan jadul berbahan kacang hijau itu tampil dengan kemasan yang menarik dan kekinian.
Edo juga menggairahkan kembali sentra kue satu di Dusun Pacar Malang, Desa Sirau, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas.
Produk milik Edo bernama Kue Satu Ozora Jaya.
Owner Kue Satu Ozora Jaya, Edo Rabmadhani Murdyan bercerita, Dusun Pacar Malang di Desa Sirau dulu sentra kue yang sudah terkenal.
Sayangnya, tidak ada yang meneruskan hingga vakum di tahun 1980-1990.
Baca juga: Pemkab Batang Kaji Ulang Penataan Dracik Kampus, Pedagang: Katanya Sudah Dianggarkan
Edo mengatakan, melihat sejarah kejayaannya, para pemuda termasuk dia melihat peluang besar.
Kue satu menjadi makanan unik dan punya potensi untuk dilestarikan dan dikembangkan.
"Kami melihat peluang jika dihadirkan dengan kemasan yang modern dan premium.
Harapannya satu, membeli jajanan tradisional tidak identik dengan kekunoan," ungkapnya.
Menurut Edo, dia juga membangun memori semua generasi dengan cita rasa kue satu, sehingga banyak dari luar kota juga berdatangan.
Dari gen Z juga penasaran sehingga ikut mencoba dan mencicipi, banyak yang kemudian ketagihan.
Dia memastikan, untuk bahan 100 persen murni kacang hijau tanpa ada campuran gula pasir.
Selain itu ukuran sama dan harga terjangkau.
"Rasa hanya kacang hijau, tidak ada yang lain. Kami ingin membumikan kacang hijau yang merupakan produk lokal," jelasnya.
Sebagai informasi, Kue Satu Ozora Jaya bisa didapatkan di semua toko kue di Purwokerto. (fba)