TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Seorang pemuda bernama Edo Rabmadhani Murdyan sukses menghidupkan kembali jajanan tradisional yang kini sudah jarang ditemui, yakni kue satu khas Banyumas.

Di tangan kreatifnya, jajanan jadul berbahan dasar kacang hijau itu tampil dengan kemasan yang jauh lebih menarik dan kekinian.

Edo juga bertekad menggairahkan kembali sentra kue satu yang berada di wilayah Dusun Pacar Malang, Desa Sirau, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas.

Baca juga: Efek Viral "Ganjel Rel": Polemik Cagar Budaya Malah Dongkrak Penjualan Kue Gambang Semarang

Produk inovatif milik Edo tersebut diberi nama Kue Satu Ozora Jaya.

Owner Kue Satu Ozora Jaya, Edo Rabmadhani Murdyan bercerita, Dusun Pacar Malang di Desa Sirau pada zaman dulu memang merupakan sentra kue satu yang sudah sangat terkenal.

Sayangnya, tidak ada lagi generasi penerus yang melanjutkan warisan usaha tersebut hingga akhirnya sempat vakum di rentang tahun 1980 hingga 1990-an.

"Itu vakum. Ada yang produksi tapi skala kecil dan memakai plastik," katanya kepada tribunbanyumas.com, Senin (11/5/2026).

Edo mengatakan, melihat sejarah masa kejayaannya dahulu, para pemuda di desanya termasuk dirinya sendiri melihat adanya peluang besar.

Kue satu dinilai menjadi makanan yang unik dan punya potensi tinggi untuk dilestarikan sekaligus dikembangkan menjadi lebih bernilai jual.

"Kami melihat peluang jika dihadirkan dengan kemasan yang modern dan premium. Harapannya satu, membeli jajanan tradisional tidak identik dengan kekunoan," ungkapnya.

Menurut Edo, dia juga ingin membangun memori semua generasi lewat cita rasa kue satu yang autentik, sehingga banyak konsumen dari luar kota juga berdatangan.

Dari kalangan Gen Z pun rupanya banyak yang merasa penasaran sehingga ikut mencoba dan mencicipi. Hasilnya, tidak sedikit dari mereka yang kemudian mengaku ketagihan.

Dia memastikan, untuk bahan baku utamanya menggunakan 100 persen murni kacang hijau tanpa ada campuran gula pasir.

Selain itu, ukuran kuenya dicetak sama rata dan dibanderol dengan harga yang tetap terjangkau.

"Rasa hanya kacang hijau, tidak ada yang lain. Kami ingin membumikan kacang hijau yang merupakan produk lokal," jelasnya.

Sebagai informasi, produk Kue Satu Ozora Jaya kini dengan mudah bisa didapatkan di semua toko kue di wilayah Purwokerto. (fba)

 

Array
Baca Lebih Lanjut
Kalangan Gen Z di Purwokerto 'Terjangkit Demam' Burung Kicau
Rival al manaf
Gen Z Banyumas Gandrungi Burung Kicau, Penjualan di Pasar Burung Peksi Bacingan Purwokerto Naik
Rika irawati
Arti Gen Chindo, Arti Gen Blas, Arti Gen Z, Arti Gen Y, Arti Gen X
Nolpitos Hendri
Banyak Perusahaan Pecat Gen Z, Profesor NYU Ungkap Penyebabnya
Dhita Mutiasari
PENYEBAB Perusahaan Ramai-ramai Pecat Gen Z: Individualitas dan Fokus pada Perawatan Diri
AbdiTumanggor
Baru Terungkap Penyebab Kenapa Perusahaan Ramai-ramai Pecat Gen Z, Ternyata Semua karena Masalah Ini
Indry Panigoro
Bidik Gen Z, Yamaha STSJ Luncurkan Warna Baru Fazzio, Grand Filano, dan Gear Ultima di Surabaya
Sudarma Adi
Alasan Perusahaan Ramai-ramai Pecat Karyawan Gen Z yang Baru Bekerja, 3 Hal ini Disinggung Profesor
Ani Susanti
Dear Gen Z, Catat Jurus Jitu Bikin Mental dan Jiwa Tetap Tenang
Detik
Kampus UPITRA Hadirkan Seminar yang Buka Jalan Gen Z Menuju Karier Global!
Rifatun Nadhiroh