TRIBUNJATIM.COM - Praktik pengobatan alternatif totok sirih milik Ferizka Utami atau yang dikenal sebagai Ibu Ika di Palembang masih ramai didatangi pasien, meski belakangan tengah menjadi sorotan di media sosial.

Metode yang menggunakan bantuan daun sirih ini sebelumnya menuai kontroversi setelah video terapi pada anak dan bayi viral serta mendapat kritik dari sejumlah tenaga kesehatan, termasuk dokter anak.

Namun, kondisi di lokasi praktik justru menunjukkan aktivitas yang tetap tinggi.

Puluhan pasien terlihat datang dan mengantre untuk mendapatkan giliran terapi di sebuah rumah di kawasan Perumahan Top 100 Jakabaring, Palembang.

Pengakuan Pasien Totok Sirih

Banyak pasien yang datang mengaku sudah lama mengenal metode tersebut dan merasa cocok dengan hasil pengobatan yang mereka rasakan. 

Sebagian bahkan datang dari luar kota untuk menjalani terapi.

Salah satu pasien, Ahmad Yani (39), mengungkapkan dirinya sudah mengenal pengobatan tersebut sejak 2012 lalu. 

Ia menyebut awalnya membawa anaknya yang mengalami gangguan kesehatan, dan kemudian kembali lagi untuk pengobatan lain.

“Awalnya tahu dari saudara. Saat anak saya sakit amandel, saya bawa ke sini dan sembuh. Sekarang saya bawa lagi karena patah tangan dan berangsur membaik,” ujarnya, dikutip dari Tribun Sumsel pada Sabtu (25/4/2026).

Ia juga menyebut tidak ada tarif khusus dalam proses pengobatan, karena biaya diberikan secara sukarela.

“Tidak diminta, seikhlasnya saja. Meski berobat di sini, kami tetap mengimbangi dengan pengobatan medis,” tambahnya.

Pasien lain, Dosi (35), turut menyampaikan pengalamannya setelah menjalani terapi untuk keluhan kesehatan tertentu.

Ia mengaku merasakan perubahan setelah menjalani pengobatan tersebut.

Baca juga: Sosok Ferizka Utami alias Ibu Ika, Praktisi Pijat Totok Sirih yang Viral Dikecam Dokter Anak

Berjalan Sejak Tahun 2012

Secara terpisah, salah satu pengelola di tempat tersebut, Moan, mengatakan bahwa aktivitas pengobatan ini sudah berjalan cukup lama.

“Sudah tiga tahun di lokasi ini. Kalau ikut dengan Ibu (praktisi) sejak 2012,” katanya.

Menurutnya, pasien yang datang mencakup berbagai wilayah seperti Lahat hingga Pulau Jawa.

TOTOK SIRIH - Pengobatan Ibu Ika di Palembang masih dipadati pasien meskipun sempat menjadi sorotan dan kontroversi di media sosial. Praktik ini disebut telah berlangsung lebih dari satu dekade dengan sistem biaya sukarela dan bisa melayani 250 pasien setiap hari, Sabtu (25/4/2026).
TOTOK SIRIH - Pengobatan Ibu Ika di Palembang masih dipadati pasien meskipun sempat menjadi sorotan dan kontroversi di media sosial. Praktik ini disebut telah berlangsung lebih dari satu dekade dengan sistem biaya sukarela dan bisa melayani 250 pasien setiap hari, Sabtu (25/4/2026). (Sripoku/Andyka Wijaya)

Tangani 250 Orang Sehari

Dalam sehari, jumlah pasien bisa mencapai ratusan orang.

“Sehari bisa sampai 250 orang. Satu pasien biasanya ditangani sekitar tiga menit,” jelas Moan.

Metode pengobatan yang digunakan berupa totok saraf dengan bantuan media daun sirih.

Cara ini disebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin berikhtiar tanpa tindakan medis seperti operasi.

“Di sini menggunakan daun sirih dan ditotok sarafnya. Kami berusaha membantu,” lanjutnya.

Ia juga menyebutkan adanya jadwal khusus untuk pasien anak-anak.

“Dewasa ada, anak-anak juga ada. Untuk anak-anak biasanya hari Kamis,” ujarnya. Jenis penyakit yang ditangani pun beragam, mulai dari stroke, jantung, kanker, hingga patah tulang.

Mengenai biaya, Moan kembali menegaskan bahwa pengobatan tersebut bersifat sukarela.

“Tidak ada tarif, seikhlasnya saja, tidak ada paksaan,” pungkasnya.

Baca juga: Trauma Dimutasi saat Jadi Guru Honorer, Irfan Kini Jadi Tukang Pijat dan Dibayar Seikhlasnya

Viral Pijat Bayi Tuai Kecaman

Belum lama ini, tindakan Ferizka Utami memicu reaksi keras dari Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Piprim Basarah Yanuarso. 

Tidak tanggung-tanggung, dr. Piprim menyebut tindakan tersebut sebagai perbuatan yang jahat dan mendesak masyarakat untuk melaporkannya ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

"Ih jahat amat orang ini. Laporkan ke KPAI dong @kpai," kata dr Piprim.

Beberapa dokter dan tenaga kesehatan lain turut mengomentari aksi tersebut.

Para dokter dibuat gusar dengan dugaan penyiksaan terhadap bayi dalam praktik tersebut.

"Anaknya pules karena capek nangis, bukan nyaman badannya kak. Sini sama Bu Bidan pijat yuk, kasihan sekali kamu nak," tulis bidan Lita Yusnitika.

"Memangnya ada izin?" tanya dokter anak dr. Lucky.

"Tll kabeh, sumpah sorry banget dek kamu harus dapet ortu tll gitu, nanti kalo dah gede liat video ini ya," tulis dr. Rizki Rahmadi Hutomo.

Baca juga: Sosok Harwin Arianto Keliling Dunia Berkat Pijat Atletik, Awal Pesanan Dapat Rp3 Juta Sebulan

Respons Setelah Ditegur Dokter Anak

Menanggapi badai kritik tersebut, Ferizka Utami tampak bergeming.

Alih-alih memberikan klarifikasi medis, ia memilih untuk mengunggah testimoni keberhasilan dari para pasien setianya.

Salah satu pembelaan datang dari pasien bernama Hesty, yang mengklaim anaknya sembuh dari tumor tulang pada tahun 2019 setelah menjalani terapi tersebut.

Berkat pengobatan Ibu Ika, Hesty mengklaim anaknya jadi sembuh tanpa operasi.

"Memang secara logika dan sudut pandang kedokteran tidak masuk akal, dan alhamdulillah anak saya sembuh dan sehat. Setiap orang memang memiliki hak untuk memilih jalan ikhtiar masing-masing. Salam sehat selalu. Info saja pasien anak-anak beliau banyak dari penyakit yang sulit sampai penyakit yang umum/biasa dan alhamdulillah cocok semua," tulis akun Hestyasmawati.

Sementara Ibu Ika tidak menggubris teguran secara langsung, dr. Piprim akhirnya bertindak dengan menghubungi tim IDAI di Sumatera Selatan.

Kabarnya, tim dokter anak di Sumsel dijadwalkan akan mendatangi tempat praktik Ibu Ika untuk melakukan peninjauan lebih lanjut.

"Mohon maaf guys, rencana kunjungan agar lebih optimal digeser besok pagi. Enggak jadi tadi sore. Doakan ya," ujar dr. Piprim dalam akun Threads miliknya.

Array
Baca Lebih Lanjut
Pengakuan Pasien Pengobatan Totok Sirih Ferizka Utami Viral di Palembang, Bayar Seikhlasnya
Weni Wahyuny
Fakta Viral Tempat Pijat Ferizka Utami di Palembang, Kata Pasien Penyakit Sembuh : Dokternya Bingung
Refly Permana
Klarifikasi Kuasa Hukum Soal Rumah Totok Sirih Palembang Viral Tuai Pro-Kontra: Hanya Beda Pandangan
Shinta Dwi Anggraini
Usai Aksi Pijat Bayi Viral, IDAI Sumsel Bakal Datangi Praktik Pengobatan Ferizka Utami di Palembang
Pairat
Pasca Viral Bayi Menangis Saat Diobati, Rumah Totok Sirih Palembang Didatangi IDAI Hingga KPAI
Shinta Dwi Anggraini
Sempat Didatangi Dokter Anak & KPAI, Pemilik Rumah Sirih Palembang yang Viral Pijit Totok Buka Suara
Welly Hadinata
Ditegur Keras Dokter Anak Gara-gara Pijat Bayi Sampai Nangis, Ferizka Pamer Pembelaan dari Pasiennya
Khairunnisa
Dokter Tangani Kasus Langka Pasien Idap Alergi Air, Biduran Tiap Kali Mandi
Detik
Asal-usul Lodji Papak, Rumah Kuno Viral di Juwangi, Boyolali Jateng, Masih Aktif Jadi Rumah Dinas
Galuh Palupi
Pengendara di Palembang Viral Usai Tantang Polisi Saat Ditilang, Ngaku ada Bekingan, Motor Diangkut
Slamet Teguh