TRIBUNSTYLE.COM - Kalian lagi pengen liburan ke Solo?

Salah satu spot wisata satu ini jangan sampai terlewat, ya!

Ya, ia adalah Pasar Triwindu.

Berdiri sejak tahun 1939, Pasar Triwindu telah lama menjadi salah satu destinasi legendaris di Surakarta.

Pasar ini dikenal luas sebagai pusat berburu barang antik yang memiliki nilai sejarah tinggi.

Pada masa awal berdirinya, Pasar Triwindu tidak langsung identik dengan barang antik seperti sekarang.

Dahulu, pasar ini justru menjadi tempat jual beli kue tradisional, pakaian, hingga bahan bacaan seperti majalah dan koran.

Seiring berjalannya waktu, identitas pasar ini pun berkembang mengikuti minat pengunjung.

Baca juga: Mudik ke Solo Wajib Cicipi Es Dawet Telasih Bu Dermi, Cocok Diseruput saat Cuaca Panas

Kini, Pasar Triwindu menjelma menjadi surga bagi para pecinta barang antik.

Bangunan pasar ini juga sempat mengalami pemugaran untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Hasilnya, arsitektur khas Kota Solo semakin terasa kental dan menambah daya tarik visual.

Nuansa klasik yang dipadukan dengan sentuhan budaya lokal membuat pasar ini semakin istimewa.

Saat memasuki area pasar, pengunjung akan langsung disambut deretan kios penuh benda unik.

Berbagai barang antik seperti topeng, uang kuno, hingga keramik tersusun rapi di etalase.

Tidak sedikit pengunjung yang tiba-tiba tertarik menjadi kolektor setelah melihat koleksi tersebut.

Selain benda dekoratif, tersedia pula perabotan kayu dengan desain klasik yang elegan.

Spot estetik di Pasar Triwindu Solo
Spot estetik di Pasar Triwindu Solo (Instagram @pasartriwindu)

Lampu gantung bergaya vintage juga menjadi salah satu daya tarik yang sulit dilewatkan.

Bahkan, terdapat onderdil dan barang langka yang membawa suasana masa lalu terasa hidup kembali.

Menjelajahi pasar ini seringkali terasa seperti menemukan harta karun tersembunyi.

Tak jarang, pengunjung pulang dengan membawa satu atau dua barang hasil “perburuan”.

Selain berbelanja, Pasar Triwindu juga menawarkan pengalaman visual yang menarik.

Banyak sudut pasar yang cocok dijadikan latar foto estetik.

Bagi pecinta fotografi, tempat ini bisa menjadi lokasi berburu gambar yang unik dan autentik.

Menariknya, beberapa kios juga menyediakan layanan tukar tambah barang antik.

Pengunjung dapat membawa koleksi lama untuk ditukar dengan barang baru yang lebih menarik.

Sistem ini menjadi solusi bagi kolektor yang ingin menyegarkan koleksinya.

Selain itu, biaya tambahan yang diperlukan biasanya tidak terlalu besar.

Interaksi antara penjual dan pembeli juga menjadi pengalaman tersendiri di pasar ini.

Dengan segala keunikannya, Pasar Triwindu tetap menjadi destinasi wajib bagi pencinta barang antik dan wisata budaya.

(TribunStyle.com/Putri Asti)

Array
Baca Lebih Lanjut
Wisatawan Berburu Spot Estetik di Braga, Wisata Foto Jadi Daya Tarik Utama
Kemal Setia Permana
Banyak Spot Foto, Kampung Batik Kauman Solo Populer di Kalangan Wisatawan Ada yang Dari Jakarta
Rifatun Nadhiroh
Kuliner Asia Kekinian Tuukeatery Ekspansi ke Makassar, Siap Jadi Spot Nongkrong Baru
Muh. Abdiwan
5 Selat Enak di Solo Jawa Tengah, Cocok untuk Makan Bareng Keluarga, Ada Selat Vien’s dan Tenda Biru
Eri Ariyanto
5 Restoran Keluarga di Solo, Cocok untuk Acara Halal Bi Halal, Ada Adem Ayem dan Ayam Goreng Kartini
Eri Ariyanto
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Turut Berburu Barang Lawasan di Pasar Kangen Yogyakarta
Joko Widiyarso
Itinerary Kyoto Rp 1,9 Juta: Jelajah Budaya dan Foto Ala Geisha Jepang
Nurul Intaniar
5 Tempat Wisata Murah Meriah di Jakarta Selatan, Banyak yang Gratis
Muhammad Yurokha May
Rekomendasi Wisata Romantis di Klaten : Bukit Cinta Watu Prahu Tawarkan Spot Terbaik Nikmati Senja
Hanang Yuwono
Ribuan Pengunjung Padati Pantai Bali 2 Indramayu, Banyak Spot Foto Baru Bernuansa Pulau Dewata
Taufik ismail