BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – PT Pelni Cabang Kotabaru Batulicin memastikan kesiapan armada kapal untuk menyambut lonjakan pemudik pada momentum Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026 mendatang.
General Manager PT Pelni Kotabaru Batulicin, Anita Lestari mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan matang guna memastikan kelancaran arus mudik di wilayah tersebut.
"Kesiapan armada kami pastikan semuanya laik laut. Sudah ada pemeriksaan dari KSOP setempat sebelum memasuki peak season Lebaran terkait kondisi kapal," ujar Anita saat dikonfirmasi, Rabu (25/2/2026).
Untuk mendukung kelancaran arus mudik tahun ini, sebanyak lima unit kapal akan dioperasikan untuk melayani berbagai rute pelayaran.
Baca juga: Sambut Arus Mudik Lebaran 2026, KSOP Kotabaru-Batulicin Pastikan 13 Kapal Penumpang Layak Laut
Dua kapal dengan rute tetap yakni KM Egon dan KM Wilis akan diperkuat dengan kehadiran dua kapal bantuan atau reroute yaitu KM Leuser dan KM Binaiya.
Tak hanya itu, satu armada perintis yakni KM Sabuk Nusantara 93 juga disiagakan untuk menjangkau rute-rute tertentu.
Anita memprediksi akan terjadi lonjakan jumlah penumpang yang cukup signifikan dibandingkan dengan periode mudik tahun sebelumnya.
"Di PT Pelni Kotabaru Batulicin menyediakan lebih kurang 5.000 tiket selama Lebaran 2026. Prediksi kenaikan penumpang adalah sebesar 30 sampai 40 persen," tuturnya.
Tujuan Surabaya dan Makassar diprediksi masih menjadi destinasi paling favorit bagi para perantau di Kalimantan yang hendak mudik.
Masyarakat pun diimbau untuk segera mengatur jadwal keberangkatan karena arus puncak diperkirakan terjadi cukup awal.
"Tujuan mudik yang paling ramai ke Surabaya dan Makassar, puncak mudik kami prediksi tanggal 15 sampai 18 Maret 2026," pungkas Anita.
Sejumlah calon pemudik di Batulicin mengaku sangat terbantu dengan penambahan kuota tiket dan armada kapal bantuan tahun ini.
Baca juga: Perluas Rute hingga Tanjung dan Kotabaru, Pemkab Tala Kembali Luncurkan Layanan Mudik Gratis
Mereka berharap sistem pembelian tiket secara daring (online) dapat meminimalisir antrean panjang yang biasanya terjadi di kantor cabang, sehingga proses persiapan mudik menjadi lebih efisien dan teratur.
"Alhamdulillah kalau armada ditambah, jadi kami tidak terlalu khawatir kehabisan tiket seperti tahun-tahun lalu. Apalagi sekarang bisa beli lewat aplikasi Pelni Mobile, jadi tidak perlu antre panjang di pelabuhan lagi. Semoga perjalanannya lancar dan cuacanya bersahabat," ujar Samsul (42), seorang warga Batulicin yang berencana mudik ke Surabaya.
(Banjarmsinpost.co.is/Muhammad Fikri Syahrin)