BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Satu kejanggalan hilangnya GEP (41), seorang warga Desa Jorong Tanahlaut Kalsel hingga ditemukan meninggal.
Korban diketahui keluar rumah sekitar pukul 10.00 Wita pada Selasa (17/2/2026).
Setelah 24 jam tidak ada kabar, istri korban meminta bantuan tetangga untuk melakukan pencarian.
Karena tidak ada kabar selama satu hari, keluarga meminta bantuan warga, lalu informasi diteruskan ke anggota piket Satpol PP dan Damkar Tala.
Baca juga: Biang Kerok Sejumlah Jalan di Kotabaru Kalsel Terendam Banjir, Sampai Ganggu Lalu Lintas
Baca juga: Sempat Hujan, Salat Tarawih Perdana di Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin Berlangsung Khusyuk
Tim Damkar Sektor Jorong bergerak cepat setelah menerima laporan orang hilang di Desa Jorong, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan (Kalsel)- Rabu (18/2/2026) siang.
Kepala Bidang Damkar pada Satpol PP dan Damkar Tala Totom Wahyudi mengatakan laporan diterima sekitar pukul 10.54 Wita.
Tim kemudian langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban diketahui berada.
“Setelah menerima laporan, anggota melakukan pencarian bersama aparat dan masyarakat,” jelasnya.
Sekitar pukul 11.02 Wita, korban ditemukan oleh warga dalam kondisi tergantung di belakang rumah, berjarak kurang lebih satu kilometer dari kediaman korban.
Dalam kegiatan tersebut, Damkar mengerahkan empat anggota Pos Damkar Sektor Jorong.
Proses pencarian turut melibatkan lima personel Polsek, lima anggota Polres, dua petugas Puskesmas Jorong, aparat desa, serta masyarakat setempat.
Kegiatan pencarian berlangsung hingga pukul 12.38 Wita. Setelah korban ditemukan, tim langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
Korban ditemukan dalam kondisi tergantung di sebuah pohon yang di sekitarnya terdapat banyak pohon kelapa sawit.
Penyebab kejadian masih didalami aparat berwenang. Korban yaitu GEP (41) warga desa setempat, karyawan swasta dan telah beristri dan punya anak.
Keluarga Bingung
Identitas laki-laki yang ditemukan meningga dalam kondisi tergantung di pohon di Desa Jorong, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), terungkap.
Korban berinisial GEP (41), warga Desa Jorong. Laki-laki berperawakan tinggi langsing ini diketahui lahir di Jorong pada 28 Oktober 1984 dan bekerja sebagai karyawan swasta.
Ia meninggalkan seorang istri dan satu anak yang masih duduk di bangku sekolah jenjang menengah atas.
Sebelum ditemukan, korban sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Laporan awal diterima pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 10.54 Wita. Pelapor yaitu Y, seorang pegawai di Desa Jorong.
Kepala Bidang Damkar pada Satpol PP dan Damkar Tala Totom Wahyudi menjelaskan korban diketahui keluar rumah sekitar pukul 10.00 Wita pada Selasa (17/2/2026).
Setelah 24 jam tidak ada kabar, istri korban meminta bantuan tetangga untuk melakukan pencarian.
“Karena tidak ada kabar selama satu hari, keluarga meminta bantuan warga, lalu informasi diteruskan ke anggota piket,” ujar Totom.
Hingga kini, penyebab pasti kejadian masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Tips Jika Ada Anggota Keluarga Hilang:
Segera lapor polisi tanpa menunggu 1x24 jam, hubungi kerabat dekat, dan periksa lokasi terakhir.
Kumpulkan foto terbaru, informasi fisik, pakaian terakhir, dan pakaian yang dikenakan.
Manfaatkan media sosial, hubungi rumah sakit/penampungan, dan gunakan aplikasi seperti Cari Temu.
Berikut langkah-langkah sistematis yang perlu dilakukan:
Segera Bertindak (Jangan Panik): Jangan menunggu 24 jam. Segera hubungi polisi dan buat laporan resmi.
Kumpulkan Informasi: Siapkan foto terbaru, deskripsi fisik (tanda khusus), pakaian terakhir, dan lokasi terakhir.
Hubungi Lingkungan Sekitar: Telepon teman, rekan kerja, sekolah, atau tetangga yang mungkin melihat.
Cek Tempat Potensial: Periksa rute perjalanan harian, tempat favorit, rumah sakit, atau kantor polisi terdekat.
Manfaatkan Teknologi & Media: Sebarkan informasi melalui media sosial dengan foto yang jelas dan kontak yang bisa dihubungi. Gunakan aplikasi khusus orang hilang (contoh: Cari Temu).
Laporkan Dokumen: Jika kartu identitas atau HP turut hilang, lapor ke pihak berwajib agar tidak disalahgunakan.
Tetap Terhubung: Pastikan ada anggota keluarga yang standby di rumah untuk menerima kabar.
(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara/kompas,com)