Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Pemkab Wonogiri menggelar pertemuan dengan ratusan pedagang Pasar Slogohimo yang terdampak kebakaran, Selasa (10/2/2026) di Pendopo Kecamatan setempat.
Pertemuan itu digelar untuk sosialisasi persiapan pembangunan kembali Pasar Slogohimo pasca kebakaran yang terjadi pada September 2023 lalu.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Wonogiri Wahyu Widayati menyampaikan bahwa pembangunan pasar direncanakan dimulai April 2026.
Adapun konsep pasar tetap satu lantai dan tidak ditingkat.
Pembangunan akan dimundurkan sekitar 14 meter dari ruas jalan demi keselamatan dan penataan kawasan.
“Total anggaran pembangunan Pasar Slogohimo mencapai Rp17,17 miliar, bersumber dari bantuan provinsi sebesar Rp10 miliar dan sisanya dari APBD Kabupaten Wonogiri," katanya.
Wahyu menjelaskan proses lelang direncanakan Februari hingga Maret 2026.
Lalu proses pembangunan April sampai November.
"Pembangunan mulai April dan peresmian pada Desember 2026,” imbuhnya.
Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno mengatakan Pemkab Wonogiri telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan pasar tersebut.
Baca juga: Dibangun 2026, Penempatan Pedagang Pasar Slogohimo Wonogiri Tak Berubah
Menurut dia, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdag dan KUKM) Wonogiri sepakat untuk percepatan pembangunan pasar itu.
Pihaknya berharap, di akhir tahun nanti pasar tersebut sudah bisa digunakan para pedagang. Sejak kebakaran hingga saat ini, para pedagang menempati pasar darurat.
Bupati menyebut saat Pasar Slogohimo rampung dibangun ekonomi juga bisa berputar lebih cepat.
"Secepatnya akan kita bangun Pasar Slogohimo. Akhir tahun ini harapan kami sudah bisa ditempati," jelasnya. (*)