TRIBUNNEWS.COM - Situasi finansial dua klub besar Liga Indonesia, Persija Jakarta dan Persib Bandung, kembali menjadi sorotan publik. Dua pemain dari masing-masing klub memberikan kesaksian yang sangat kontras terkait kondisi internal tim, khususnya soal pembayaran gaji.
Pemain asal Jepang, Ryo Matsumura, secara resmi mengunggah pesan perpisahan kepada Persija Jakarta melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa (10/2/2026).
Unggahan tersebut muncul tak lama setelah Persija memutuskan meminjamkannya ke Bhayangkara FC hingga akhir musim 2025/2026.
Ryo menjadi korban kebijakan manuver transfer Persija yang merekrut Jean Mota, mantan rekan Lionel Messi di Inter Miami.
Dengan total 12 pemain asing di dalam skuad, Persija terpaksa melepas Ryo di detik-detik akhir bursa transfer paruh musim.
“Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih karena memperbolehkan saya menjadi bagian dari Persija selama hampir tiga tahun,” tulis Ryo di Instagram.
“Saya juga menjadi pemain Jepang pertama dalam sejarah tim hebat ini. Terima kasih dari lubuk hati saya yang paling dalam.”
Dalam pesan emosionalnya, mantan pemain Persis Solo itu juga mengenang masa-masa sulit bersama Persija, khususnya pada musim lalu ketika klub mengalami masalah finansial serius.
“Hingga musim lalu, tim punya masa-masa sulit berkaitan dengan masalah finansial,” ungkap Ryo.
“Ada kalanya gaji berbulan-bulan tidak terbayar sejak awal musim, dan bahkan kami bermain di stadion tanpa penonton di tribun.”
Meski demikian, Ryo menegaskan bahwa ia tetap berusaha memberikan kontribusi terbaiknya untuk tim, terutama demi para suporter setia Persija.
“Saya tidak akan lupa bagaimana gemuruh menyambut gol pertama saya di GBK. Kenangan itu akan melekat selamanya,” tulis Ryo di akun Instagramnya.
Baca juga: Hasil Klasemen Super League: Arema FC Gulung Persija 2-0, Persib Diuntungkan
Ryo juga mengungkapkan penyesalannya pada musim ini. Cedera yang dialaminya di awal musim membuatnya sulit bersaing di skuad utama, meskipun ia mendapat dukungan penuh dari tim medis Persija.
“Berkat rehabilitasi dan dukungan latihan dari tim medis Persija, saya bisa kembali ke lapangan 100 persen lebih cepat dari perkiraan,” tulisnya.
“Itulah mengapa saya kecewa karena tidak bisa menunjukkan versi terbaik saya sebagai pemain Persija, melainkan sebagai pemain klub lain.”
Meski mengakui bahwa kondisi finansial Persija kini telah stabil, pesan perpisahan ini mengindikasikan bahwa Ryo Matsumura kemungkinan besar tidak akan kembali ke Persija setelah masa peminjamannya berakhir.
Selama berseragam Persija Jakarta sejak 2023, Ryo mencatatkan 72 penampilan, dengan kontribusi 17 gol dan 18 assist.
Situasi berbeda justru ditunjukkan oleh Adam Alis di Persib Bandung. Gelandang Maung Bandung itu secara terbuka memuji kondisi finansial klubnya melalui siaran langsung di akun media sosial pribadinya.
“Lima hari sebelum gajian sudah cair,” ujar Adam Alis dalam sesi siaran langsung di TikTok.
“Alhamdulillah, belum waktunya gajian ini sudah cair. Persib itu sehat, guys.”
Pernyataan tersebut langsung menjadi perhatian publik karena menunjukkan stabilitas finansial Persib Bandung, sekaligus menjadi kontras mencolok dengan pengalaman yang dialami Ryo Matsumura di Persija.
Kisah Ryo Matsumura dan Adam Alis menghadirkan potret berbeda dari dua rival abadi sepak bola Indonesia.
Di satu sisi, Persija disebut pernah mengalami keterlambatan pembayaran gaji, sementara di sisi lain Persib justru menunjukkan manajemen keuangan yang sehat dan profesional.
Situasi ini kembali menegaskan bahwa stabilitas finansial klub masih menjadi faktor krusial dalam menjaga performa, kenyamanan pemain, dan citra sepak bola nasional.
(Tribunnews.com/Ali)