TRIBUN-MEDAN.com - Selama gelaran kompetisi Liga Inggris 2025/2026, Arsenal bisa dibilang tim yang paling jago menjebol gawang lewat skema tendangan sudut atau corner.
Terbukti dari skema itu Arsenal sering menang, dan kini masih memuncaki klasemen Liga Inggris hingga pekan ke-25.
Ternyata Manchester United juga punya skema corner yang rapi semenjak dilatih Michael Carrick. Terbukti skema corner tercipta saat menang lawan Tottenham Hotspur, Sabtu (7/2/2026) tadi malam di Old Trafford.
Gol itupun berhasil mencuri perhatian banyak orang. Termasuk mungkin Arsenal bakal memantau skema tersebut.
Baca juga: BUAT Sejarah Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia 2026, Hector Souto Kritik Pedas Fasilitas
Dalam laga yang dimenangkan oleh Manchester United dengan skor 2-0 di Old Trafford tersebut diwarnai dengan gol indah yang dicetak Bryan Mbeumo di penghujung laga.
Gol Mbeumo tersebut menjadi contoh bahwa Manchester United mampu mengeksekusi set-piece tanpa adanya keributan atau gangguan fisik terhadap kiper lawan.
Skema tersebut bermula dari Bruno Fernandes yang menjadi eksekutor sepak pojok.
Bruno mengirim umpan datar akurat ke Kobbie Mainoo yang berada di luar kotak lima meter.
Mainoo dengan satu sentuhan langsung meneruskan bola ke Mbeumo, yang berdiri tanpa kawalan di luar kotak penalti.
Baca juga: LIGA SPANYOL - Barcelona Perkasa di Puncak Klasemen, Real Madrid Wajib Menang Hadapi Valencia
Mbeumo kemudian memasuki area 16 meter dan melepaskan tembakan mendatar presisi ke pojok kanan gawang Spurs.
Skema ini hanya melibatkan tiga sentuhan bola, menunjukkan efisiensi tinggi tanpa perlu memadati area kotak penalti.
Seusai pertandingan, pelatih Manchester United Michael Carrick pun bangga dengan proses terjadinya gol tersebut.
Ia memuji Jonny Evans dan analis klub Kaita Hasegawa yang menjadi otak dibalik terciptanya skema gol ini.
Baca juga: 5 Fakta Timnas Futsal Indonesia Gagal Juara Piala Asia 2026, Bukan Runner-up Biasa, Banyak Rekornya
"Ya, itu hasil pekerjaan Jonny (Evans), dia sudah lama memperhatikan taktik set-piece, dan Kaita," kata Carrick dikutip dari laman resmi klub.
"Bagus kalau semuanya berjalan lancar. Tentu saja kami semua punya ide yang berbeda, tapi para pemain melakukannya dengan sangat baik."
"Bruno, Kobbie, dan Bryan berhasil mencetak gol, jadi kami sangat senang dengan itu," ujar Carrick.
Kemudian, Carrick menambahkan bahwa dirinya sangat senang dengan hasil gol tersebut.
"Saya tidak akan mengatakan dia (Jonny) adalah pelatih set-piece, tapi dia juga memperhatikan hal itu seperti kami semua," kata Carrick.
"Jonny telah bekerja keras dengan para pemain dan mendapatkan hasilnya, jadi kami sangat senang," tutupnya.
Di sisi lain, Mbeumo juga mengakui bahwa skema gol yang rapi tersebut telah dilatih di Carrick, meski sempat gagal dalam latihan.
"Kami berlatih kombinasi set-piece seperti itu, tapi gagal karena saya hanya menendang bola ke udara (off target)," kata Mbeumo.
"Tapi hari ini adalah yang paling penting dan kami sangat senang dengan golnya," lanjutnya.
Keberhasilan Manchester United ini tentu kontras dengan skema andalan Arsenal yang sering kali melibatkan gangguan langsung terhadap kiper lawan.
Arsenal, di bawah Mikel Arteta, telah menjadi tim paling mematikan dari sepak pojok sejak musim 2023/24, dengan mencetak lebih dari 31 gol dari situasi tersebut.
Namun taktik The Gunners biasanya melibatkan gangguan atau penghalangan kiper lawan.
Biasanya pemain seperti William Saliba atau Ben White sengaja menarik marker mereka ke depan kiper untuk memblokir gerakannya, mencegah kiper keluar dari garis gawang atau melompat bebas.
Tentu saja taktik Arsenal ini sering menjadi kontroversi oleh sebagian pengamat karena dinilai melanggar fair play meski tidak selalu melanggar aturan secara teknis.
Bahkan beberapa waktu lalu Mantan wasit, Mark Clattenburg, menilai taktik sepak pojok Arsenal yang menghalangi kiper harusnya menjadi pelanggaran.
Sehingga Badan Wasit Liga Inggris (PGMOL) diminta untuk mempertegas soal aturan tersebut.
Meski begitu, nyatanya taktik tersebut terbukti efektif membawa Arsenal ke puncak klasemen Liga Inggris.
Saat ini, tim asuhan Mikel Arteta itu kukuh di puncak dengan memiliki 56 poin, memperlebar 9 angka dengan Manchester City dan Aston Villa di urutan kedua dan ketiga.
Sementara Manchester United berada di peringkat keempat dengan memiliki 44 poin.
Klasemen Liga Inggris




















(Tribun-Medan.com)