TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Warkop Pagi Sore, yang akrab disebut Warkop Maknyah Pencat, merupakan warung kopi legendaris di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Setiap hari, warkop ini selalu ramai dikunjungi pengunjung dari berbagai usia, mulai dari anak muda hingga orang tua.
Suasana hangat dan ramah membuat banyak orang betah berlama-lama sambil menikmati secangkir kopi.
Terletak di Jalan Basuki Rahmat (Pasar Baru), Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Warkop Maknyah Pencat buka mulai pukul 06.00 WIB hingga 23.00 WIB, siap menemani pengunjung dengan kopi nikmat dan suasana yang nyaman.
Menu yang paling diburu pengunjung adalah kopi susu dan kopi hitam, dengan harga terjangkau mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 7.000, selain itu, masih banyak pilihan minuman lain sesuai selera.
Tidak hanya minuman, warkop ini juga menyajikan berbagai cemilan yang cocok dinikmati bersama kopi, bahkan makanan berat seperti sate, menambah lengkap pengalaman bersantap di sini.
Baca juga: Kapolres Ketapang Bersama Forkopimda Laksanakan Penanaman Jagung Hibrida Kuartal I Tahun 2026
Salah seorang pengunjung, Udin, mengatakan bahwa Warkop Maknyah Pencat terasa nyaman untuk menikmati pagi, terutama saat hari libur atau akhir pekan. Suasana hangat dan ramah membuat pengunjung betah duduk sambil ngobrol atau sekadar menikmati pagi.
"Warkop ini suasananya nyaman, bisa kita lihat banyak pengunjung yang datang untuk ngobrol, menikmati pagi, dan tidak banyak orang yang memainkan HP," ujar Udin saat diwawancarai Tribunpontianak.co.id, Minggu, 1 Februari 2026.
Udin juga menyoroti harga menu yang terjangkau. Menurutnya, warung kopi ini tidak hanya menawarkan kopi, tetapi juga beragam makanan yang cocok untuk sarapan ringan.
"Kopinya murah, terus gak cuma kopi tapi ada makanan juga, lumayan untuk sarapan," tambahnya.
Selain Udin, ada pengunjung lain bernama Ujang yang hampir setiap pagi datang ke Warkop Maknyah Pencat.
Baginya, warkop ini menjadi tempat untuk menikmati secangkir kopi sambil berbincang dengan teman-temannya.
"Hampir setiap hari ke sini, ya sekadar minum kopi dan ngobrol bareng teman," jelasnya.
Ujang menambahkan, bagi wisatawan yang datang ke Ketapang, jika belum mampir ke Warkop Maknyah Pencat, mereka belum bisa dikatakan benar-benar sampai ke kota ini.
"Kalau ada orang liburan ke sini tapi belum singgah dan minum kopi di sini, belum sampai Ketapang berarti," ungkapnya.
Ia juga menyarankan agar pengunjung datang di waktu yang tidak terlalu ramai, misalnya sebelum jam istirahat, supaya tidak kehabisan tempat duduk karena warkop biasanya sangat padat di siang hari. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!