TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA -- Puluhan siswa di SD Negeri 1 Pulau Negara, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumsel, mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan ke sekolahnya, Jumat (30/1/2026).

Ada lima siswa kelas II dilaporkan mengalami muntah-muntah, sementara puluhan siswa lainnya mengeluhkan sakit perut tak lama setelah menyantap menu mie ayam yang merupakan bagian dari program MBG.

Salah satu guru SD Negeri Pulau Negara, Linda, mengungkapkan bahwa gejala tersebut muncul tidak lama setelah para siswa mengonsumsi makanan yang dibagikan.

“Setelah makan mie ayam, anak-anak mulai mengeluh sakit perut, bahkan ada yang langsung muntah-muntah,” ujarnya saat dikonfirmasi Jumat (30/1/2026).

Mengetahui kondisi tersebut, pihak sekolah segera menghentikan pembagian MBG untuk mencegah dampak yang lebih luas. 

Baca juga: WA Terakhir Wanita Pegawai MBG di Palembang Dibunuh Rekan Kerja, Anak Korban Bantah Pengakuan Pelaku

Para guru kemudian memberikan penanganan awal dan membawa siswa yang kondisinya cukup parah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) terdekat.

“Total ada sembilan anak yang kami bawa ke RSUD untuk mendapatkan perawatan medis,” lanjutnya.

Pihak sekolah juga mencurigai kualitas makanan yang dibagikan. Menurut keterangan guru, saat kemasan mie ayam dibuka, tercium bau tidak sedap yang menyerupai makanan basi, sehingga diduga tidak layak konsumsi.

“Ketika dibuka, mie ayamnya berbau tidak sedap seperti sudah basi,” ungkapnya.

Diketahui, program Makan Bergizi Gratis di SD Negeri Pulau Negara disuplai oleh SPPG Negeri Agung Mak Nyus dan telah berjalan memasuki minggu ketiga. Total penerima manfaat MBG di sekolah tersebut mencapai sekitar 140 siswa.

Beruntung, setelah mendapatkan penanganan medis, kondisi para siswa berangsur membaik dan tidak mengalami gejala lanjutan yang serius. 

Meski demikian, peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua dan pihak sekolah terkait pengawasan serta kualitas makanan dalam pelaksanaan program MBG.

Sementara, kepala SPPG Negeri Agung Windah menyampaikan, bahwa setiap makan yang disalurkan sudah sesuai dengan SOP.

"Jadi kami ada sampel yang disimpan di dapur," pungkasnya. 

 

 

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Array
Baca Lebih Lanjut
BREAKING NEWS - Diduga Keracunan MBG, Puluhan Siswa & Balita di Aceh Timur Dilarikan ke RS
Siswa di Aceh Timur yang Dilarikan ke RS Usai Santap MBG Didiagnosa Muntah, Dehidrasi & Sakit Kepala
BREAKING NEWS 31 Siswa dan Guru Hamil Keracunan, Diduga Tahu Goreng Berjamur dari MBG
Dinkes Kudus: Siswa terdampak keracunan MBG bertambah jadi 118 orang
Antaranews
SPPG Purwosari minta maaf dan siap bertanggung jawab atas dugaan keracunan MBG
Antaranews
Dinkes Manggarai Barat Teliti Sampel MBG yang Dikonsumsi Pelajar di Kuwus
Breaking News: Puluhan Siswa di Tomohon Dilarikan ke RS, Diduga Keracunan Makanan
Ribuan Siswa di Lombok Timur Tidak Dapat Jatah MBG Dua Bulan Terakhir
3 Rumah Sakit di Tomohon Tampung Puluhan Siswa yang Diduga Keracunan Makanan di Sekolah
Ratusan Siswa di Tomohon Sulawesi Utara Diduga Keracunan, Polisi Panggil Penyedia Makanan