TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- Terungkap sudah keseluruhan kejadian penikaman yang berujung meninggalnya remaja Godbless Solang.
Semuanya tergambar jelas dalam rekonstruksi pembunuhan tersebut.
Rekonstruksi merupakan salah satu teknik yang digunakan oleh penyidik untuk memeriksa kebenaran keterangan yang diberikan tersangka dan saksi.
Baca juga: Penampilan Stefani Goni Saat Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Joel Tanos, Cat Kukunya Jadi Sorotan
Rekonstruksi berlangsung di halaman belakang Polresta Manado, Sulawesi Utara, Selasa (27/1/2026).
Kejadian pembunuhan di Mahakeret Barat, Kecamatan Wenang, Kota Manado.
Banyak orang menyaksikan rekonstruksi tersebut, termasuk ayah dan ibu korban.
Hasil rekonstruksi ada 22 adengan yang peragakan tersangka hingga berujung tewasnya Godbless Solang.
Dalam adengan ke 18, pelaku menikam korban mengunakan pisau pajang 60 sentimeter dan lebar 3 sentimeter.
Pelaku menikam korban dibagian punggung kiri saat korban duduk diatas motor.
Luka tusukan ini yang diduga menjadi penyebab korban tewas kemudian ditemukan oleh warga tak jauh dari lokasi kejadian.
Namun yang mencuri perhatian, sosok wanita bernama Putri yang dihadirkan sebagai saksi 1 dalam dalam rekonstruksi ini.
Terungkap Putri yang mengajak korban untuk minum bersama dengan pelaku maupun saksi lain.
Putri yang menelpon korban untuk mengajak bergabung sebelum terjadi kesalahpahaman dan berujung penikaman.
Fakta ini yang diminta oleh pihak keluarga untuk polisi menggali lebih dalam lagi.
"Kami melihat semua tadi dan Putri yang ajak korban gabung jadi kami minta polisi menyelidiki lebih dalam lagi. Begitu juga saksi lain punya peran masing-masing jadi saya mewakili pihak keluarga meminta polisi perdalam lagi," ujar Riske Kalalo selaku kuasa hukum keluarga korban.
Riske mengatakan, dari adengan 1 hingga 18 terlihat para saksi punya peran masing-masing yang sangat penting.
"Jadi harapan kami tolong perdalam lagi," pungkasnya. (FER)
Fakta ini yang diminta oleh pihak keluarga untuk polisi menggali lebih dalam lagi."Kami melihat semua tadi dan Putri yang ajak korban gabung jadi kami minta polisi menyelidiki lebih dalam lagi. Begitu juga saksi lain punya peran masing-masing jadi saya mewakili pihak keluarga meminta polisi perdalam lagi," ujar Riske Kalalo selaku kuasa hukum keluarga korban.
Riske mengatakan, dari adengan 1 hingga 18 terlihat para saksi punya peran masing-masing yang sangat penting.
"Jadi harapan kami tolong perdalam lagi," pungkasnya. (FER)