TRIBUNJAMBI.COM - Wisata malam di Kota Jambi terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Seiring penataan kota yang semakin tertata dan ramah bagi masyarakat, aktivitas malam hari tidak lagi dipandang sekadar pelengkap, melainkan telah menjadi bagian penting dari denyut kehidupan kota.
Ruang-ruang publik yang dilengkapi pencahayaan, jalur pedestrian, serta fasilitas pendukung lainnya mendorong warga untuk beraktivitas hingga malam hari.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada meningkatnya kunjungan masyarakat ke sejumlah destinasi wisata malam.
Selain menjadi sarana rekreasi, kawasan-kawasan ini juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif, khususnya bagi pelaku usaha mikro, pedagang kaki lima, dan komunitas seni.
Kota Jambi pun kian dikenal sebagai kota yang hidup tidak hanya di siang hari, tetapi juga saat malam tiba.
Sejumlah destinasi wisata malam di Kota Jambi kini menjadi tujuan favorit warga lokal maupun wisatawan. Berikut beberapa lokasi yang dinilai wajib dikunjungi.
1. Jembatan Gentala Arasy
Jembatan Gentala Arasy masih menjadi ikon utama wisata malam Kota Jambi. Jembatan pedestrian yang membentang di atas Sungai Batanghari ini menghubungkan kawasan Kasang dengan Jambi Kota Seberang. Pada malam hari, jembatan ini tampil mencolok dengan lampu-lampu LED berwarna yang menghiasi badan jembatan dan menara jam setinggi sekitar 80 meter.
Pengunjung memanfaatkan jembatan ini untuk berjalan kaki, bersantai, hingga mengabadikan momen dengan latar Sungai Batanghari. Pantulan cahaya lampu di permukaan sungai menciptakan pemandangan khas yang menjadi daya tarik tersendiri. Selain sebagai sarana wisata, Jembatan Gentala Arasy juga menjadi simbol keterhubungan antara kawasan kota modern dan wilayah Jambi Kota Seberang yang sarat nilai sejarah dan religius.
2. Kawasan Tugu Keris Siginjai
Kawasan Tugu Keris Siginjai di Kotabaru berkembang menjadi pusat aktivitas masyarakat pada malam hari. Area taman yang luas dimanfaatkan pedagang kaki lima untuk menjajakan berbagai jenis kuliner, mulai dari makanan tradisional hingga jajanan kekinian. Harga yang relatif terjangkau membuat kawasan ini ramai dikunjungi oleh berbagai kalangan.
Pada malam akhir pekan, kawasan ini semakin hidup dengan kehadiran hiburan jalanan, pertunjukan musik akustik, hingga aktivitas komunitas anak muda. Tugu Keris Siginjai tidak hanya berfungsi sebagai landmark kota, tetapi juga menjadi ruang publik inklusif yang mendukung pertumbuhan UMKM dan kreativitas generasi muda.
3. Tanggo Rajo (Ancol Jambi)
Tanggo Rajo atau yang dikenal sebagai Ancol Jambi menawarkan suasana wisata malam yang lebih santai. Kawasan ini berada di sepanjang tepian Sungai Batanghari, tepatnya di Jalan Sultan Thaha.
Pada malam hari, pedagang menjajakan jagung bakar, pisang bakar, serta berbagai minuman hangat yang dinikmati pengunjung sambil duduk di bangku-bangku yang tersedia di sepanjang trotoar.
Suasana sungai yang tenang, ditambah pemandangan perahu ketek yang sesekali melintas, menjadikan Tanggo Rajo sebagai tempat favorit bagi keluarga dan pasangan muda. Kawasan ini juga kerap menjadi pilihan warga untuk melepas penat setelah beraktivitas seharian.
4. Danau Sipin
Danau Sipin di Kecamatan Telanaipura menjadi alternatif wisata malam bagi warga yang menginginkan suasana lebih tenang dan alami. Kawasan danau ini telah dilengkapi dengan jalur jogging, pencahayaan, serta fasilitas wisata air yang dapat dinikmati pada malam hari.
Cahaya lampu dari rumah-rumah panggung di sekitar danau menciptakan pemandangan khas yang memantul di permukaan air. Pengunjung juga dapat menyewa perahu untuk berkeliling danau sambil menikmati suasana malam. Danau Sipin tidak hanya berfungsi sebagai tempat wisata, tetapi juga menjadi ruang edukasi tentang pentingnya menjaga ekosistem perairan di tengah kota.
Baca juga: 3 Destinasi Wisata Edukasi di Kota Jambi, Cocok Buat Pelajar