TRIBUNSUMSEL.COM - Pada Rabu (14/1/2026), Rival Altaf atau akrab disapa Rival Indigo dijemput oleh ayah dan ibunya setelah Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki Gunung Slamet yang hilang lebih dari dua pekan atau 17 hari akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Siapa Rival Indigo? Ia adalah anak indigo yang sebelumnya viral karena membantu tim SAR menemukan korban longsor di Cilacap dan Banjarnegara.
Turut membantu mencari Syafiq Ali, pendaki yang hilang sejak Senin (29/12/2025) di Gunung Slamet, Jawa Tengah, Rival Altaf.
Sejumlah relawan tetap bergerak secara mandiri melakukan pencarian bergilir dengan sistem shifting, menyisir jalur-jalur yang sulit dijangkau meski operasi pencarian sebenarnya resmi ditutup pada 7 Januari 2026.
Pada Sabtu (10/1/2026), pencarian sempat melibatkan Rival Altaf.
Namun, kehadiran Rival memicu perdebatan publik tentang penggunaan intuisi supranatural dalam operasi pencarian darurat.
Bersama delapan relawan, Rival Altaf bergerak menuju Pos 5 sekira para pukul 16.30 WIB.
Mereka mencoba menembus kabut tebal dan medan terjal untuk melanjutkan pencarian.
Meski hasil pencarian saat itu belum membuahkan hasil, keterlibatan Rival menjadi sorotan tersendiri di tengah upaya menemukan Syafiq.
Relawan lain menuturkan, lokasi penemuan Syafiq Ali sebenarnya sudah pernah disisir sebelumnya.
Akan tetapi, cuaca buruk dan jarak pandang terbatas membuat pencarian nihil.
Barulah pada Rabu (14/1/2026), titik terang muncul ketika tim relawan independen akhirnya menemukan Syafiq di jurang berbatu kawasan Pos 9, Watu Langgar.
Orang tua Rival Altaf menjemput Rival di base camp Gunung Slamet via Dipajaya, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Rabu (14/1/2026), pukul 17.00 WIB.
Ayah dan ibunda Rival mendatangi base camp tersebut tak lama setelah Syafiq Ali ditemukan.
Hal tersebut diketahui dari unggahan akun TikTok Arwa Mutia.
"Orang tua dari Mas Rival datang ke base camp Dipajaya," tulis akun Arwa Mutia, dikutip Tribunnews pada Kamis (15/1/2026).
Ayah Rival terlihat mengenakan sweater hitam dipadu dengan celana jeans panjang, sedangkan ibunya tampak rapih berhijab dan mengenakan blazer panjagnberwarna abu-abu.
Sesampainya di sana, Rival dan ayah ibunya berbincang-bincang dengan warga.
Ibunda Rival menjelaskan bahwa anaknya itu memiliki niat untuk membantu mencari Syafiq Ali.
"Ini anak emang udah niat (menolong)," kata ibunda Rival.
"Mau nolong masa besok-besok," timpal ayah Rival.
"Jam 2 saya dapet telepon, (Rival) sudah di Bambangan (base camp Gunung Slamet)," ucap ibunda Rival Altaf.
Ibunda Rival menjelaskan bahwa putranya sudah izin untuk membantu mencari Syafiq Ali.
Akan tetapi, ketika hendak diantar ke sana, tiba-tiba Rival sudah pergi sendiri ke lokasi kejadian tanpa sepengetahuan ayah ibunya.
"Udah izin, cuma pas berangkat kita tidak tahu," kata ibu Rival.
Dikatakan sang ayah, Rival pergi dari rumah dengan membawa uang Rp130 ribu.
"Dia bawa uang Rp130 ribu," kata ayah Rival Altaf.