Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnoldus Welianto
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi melaporkan terjadi peningkatan aktivitas kegempaan Gunung Egon, di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Senin 5 Januari 2026.
Berdasarkan pemantauan instrumental bulan Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Gunung Egon menunjukkan peningkatan kegempaan yang signifikan.
Diketahui, erupsi terakhir Gunung Egon terjadi bulan April 2008 menghasilkan letusan VEI 2.
Berdasarkan aktivitasnya, Gunung Egon mengalami peningkatan secara signifikan pada bulan Desember 2025 dibanding bulan November 2025.
Pada Desember 2025 terekam 50 kali gempa vulkanik dalam (VA), 2 kali gempa vulkanik dangkal (VB), dan 20 gempa tektonik lokal.
Sedangkan November 2025, terekam 5 kali gempa vulkanik dalam (VA), 7 kali gempa vulkanik dangkal dan 16 kali gempa tektonik lokal.
Baca juga: 727 Honorer di Sikka Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu
Sedangkan pada tanggal 4 Januari 2026 terjadi 8 kali vulkanik dalam dan 1 kali gempa tektonik lokal. Visual dari Gunung Egon tertutup kabut dan asap kawah tidak teramati.
Meski demikian, tingkat aktivitas Gunung Egon saat ini pada level I (normal). Sehubungan dengan tingkat aktivitas pada level I (normal), maka direkomendasikan masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak mendekati, menuruni serta bermalam di sekitar kawah Gunung Egon untuk menghindari potensi letusan freatik.