SURYA.CO.ID, SURABAYA – Halaman Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), berubah menjadi lautan manusia pada Kamis (1/1/2026) pagi. 

Ribuan pasang mata tertuju pada satu sosok pemuda bersahaja namun memiliki talenta luar biasa, Achmad Valen Akbar. 

Runner Up D’Academy 7 Indosiar asal Pamekasan, Madura ini, disambut bak pahlawan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Suasana pecah saat alunan musik Daul Tong Tong mengiringi Valen yang menunggangi kendaraan hias ‘Sekar Kedaton’. 

Bukan sekadar seremoni, penyambutan ini merupakan wujud apresiasi tertinggi Jatim bagi putra daerahnya yang kini telah menjadi idola nasional.

Valen Adalah Juara Bagi Kami

Gubernur Khofifah dalam sambutannya menegaskan, bahwa posisi Runner Up hanyalah angka di atas kertas. Di mata masyarakat Jawa Timur, Valen adalah pemenang yang sesungguhnya.

“Selamat datang Valen. Di sini ada backdrop Valen Juara D’Academy 7, sengaja tidak ditulis runner up. Karena Valen adalah juara bagi kami semua,” tegas Khofifah yang langsung disambut tepuk tangan riuh dari ribuan warga yang hadir.

Khofifah memuji Valen sebagai sosok "berlian" langka dari Madura. 

Menurutnya, keunggulan Valen bukan hanya terletak pada suara emasnya, melainkan pada perilaku santun yang tetap dijaga, meski telah berada di puncak popularitas.

“Tidak hanya sekadar suara, tapi juga kesantunan pada saat melantunkan lagu dan memainkan berbagai alat musik. Saya rasa itu talenta yang sangat langka. Valen adalah sosok berlian yang kita dapatkan dari Pamekasan,” puji Khofifah.

PENYAMBUTAN MERIAH - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menggelar penyambutan meriah untuk Runner Up D’Academy 7 Indosiar yang berasal dari Pamekasan, Madura, Achmad Valen Akbar, di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Kamis (1/1/2026) pagi. Valen berduet dengan Gubernur Khofifah menyanyikan lagu
PENYAMBUTAN MERIAH - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menggelar penyambutan meriah untuk Runner Up D’Academy 7 Indosiar yang berasal dari Pamekasan, Madura, Achmad Valen Akbar, di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Kamis (1/1/2026) pagi. Valen berduet dengan Gubernur Khofifah menyanyikan lagu "Keramat" (Surya.co.id/Fatimatuz Zahro)

Pesan Pendidikan dan Tantangan Karier Global

Di tengah gempita karier musik yang mulai bersinar, Khofifah menitipkan pesan penting agar pemuda kelahiran 16 Januari 2007 tersebut tidak melupakan pendidikan. 

Ia berharap Valen tetap menempuh pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi.

Lebih lanjut, Khofifah memberikan wejangan terkait dinamika industri hiburan. 

“Kompetisi ini sudah selesai, yang kemudian harus disiapkan adalah bagaimana tetap tampil prima dan terus bisa beradaptasi dengan semua dinamika lokal hingga global. Saya rasa Valen punya kompetensi luar biasa untuk go global,” pungkasnya.

Momen Duet Syahdu di Grahadi

Acara penyambutan semakin hangat saat Valen membawakan lagu "Perjuangan dan Doa". 

Puncaknya, Valen berduet dengan Gubernur Khofifah menyanyikan lagu "Keramat", disusul duet bersama Mila Nurwati menyanyikan "Bahtera Cinta" dan "Jangan Lama-Lama".

Menanggapi penyambutan meriah ini, Valen tak kuasa membendung rasa haru. 

Ia mengucapkan terima kasih mendalam kepada Gubernur Khofifah dan seluruh masyarakat Jatim, yang telah memberikan dukungan suara selama kompetisi berlangsung.

“Terima kasih Ibu Gubernur atas penyambutan yang meriah ini. Semoga Ibu sehat-sehat terus dan sukses terus buat Ibu Gubernur Jawa Timur. Masya Allah, terima kasih banyak,” ucap Valen tulus.

Array
Baca Lebih Lanjut
Tuai Reaksi Istri Haji Isam, Penampilan Valen di Batfest 2025 Usai Jadi Runner Up Dangdut Academy 7
Kalahkan Valen, Tasya Juara 1 D'Academy 7 Usai Diserbu DSultan, Sebagian Sebut Kemenangan Sogokan
Juara Dangdut Academy 7 Indosiar Diumumkan, Tasya Kantongi Rp300 Juta dan Duet dengan Lesti Kejora
Penentuan Juara D Academy 7 Malam Ini, Intip Hadiah yang Diperebutkan
Gowes Sejauh 12 Kilometer, Bocah 9 Tahun di Pamekasan Dinyatakan Hilang
Tasya Allesia Jadi Juara D Academy 7 Kalahkan Perwakilan Jawa Timur, Ini Sosoknya
Ketika Salah Satu Berlian Paling Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di Lesotho pada 2018 Lalu
Moh. Habib Asyhad
Kriminalitas di Pamekasan Naik, 659 Kasus Tercatat Sepanjang 2025
Gelar Doa dan Shalawat Bersama Habib Syech, Khofifah: Harap Keberkahan dan Keselamatan di 2026
Tumpahan Solar Picu Pikap Rombongan Santri Terbalik di Pamekasan, Satu Sesak Napas