TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Polrestabes Medan masih mendalami kasus pembunuhan yang melibatkan seorang anak berinisial SAS alias AL (12).

SAS diduga membunuh ibu kandungnya sendiri, Faizah Soraya (42).

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, membenarkan bahwa penyidik telah memeriksa puluhan saksi untuk mengungkap kasus ini.

"Sampai saat ini, 37 saksi dan ahli sudah dilakukan pemeriksaan. Saya ulangi, sampai dengan saat ini terkait kasus atensi anak, telah dilakukan 37 pemeriksaan saksi," ujar Kombes Jean Calvijn saat ditemui Tribun Medan, Minggu (28/12/2025).

Ia menambahkan bahwa pihaknya berencana menggelar konferensi pers untuk memberikan perkembangan terbaru. 

"Besok kita akan melakukan konferensi pers, pukul 15.00 WIB, mudah-mudahan, terkait di Satreskrim Polrestabes Medan," jelasnya.

Kapolrestabes juga menyebut bahwa ada sejumlah ragaman bukti elektronik, termasuk rekaman CCTV, yang sedang dianalisis untuk mendukung penyidikan.

Baca juga: Program Sekolah Gratis Diperluas , Berlaku untuk Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor 

Baca juga: Pemulihan Jaringan Aceh Capai 91 Persen, Telkomsel–Komdigi Percepat Recovery Aceh Tamiang

Baca juga: Kejatisu Tangani 644 Perkara Narkotika Selama 2025, 111 Diantaranya Dituntut Mati

Kronologi Awal

Kronologi Seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumah tepatnya di kamar tidurnya.

Korban saat itu ditemukan oleh anak pertamanya di dalam kamar tidur yang sudah tergeletak diatas kasur, sekitar pukul 05.00 WIB.

"Anaknya tersebut berteriak meminta pertolongan. Mendengar adanya suara tersebut, Suami korban pun segera turun dari kamar tidur dari lantai dua," ucap  seorang warga yang ditemui Tribun Medan, Rabu (10/12/2025).

Suami korban melihat istrinya sudah terkapar di tempat tidur langsung menelepon pihak rumah sakit Colombia.

Setibanya dirumah korban, seorang dokter langsung mengecek kondisi korban, namun nyawa korban sudah tidak tertolong.

"Korban ditemukan dengan kondisi di sekujur tubuh ada beberapa tusukan dan darah berceceran di lantai," ujarnya warga.

Hingga akhirnya suami korban menelepon petugas Polsek Medan Sunggal dan petugas Tim INAFIS Polrestabes Medan tiba di lokasi.

Petugas Tim INAFIS pun langsung membawa jenazah korban ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi lebih lanjut.

"Jenazah korban sudah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Medan, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Ia mengatakan, penyebab kematian korban masih belum diketahui, terduga anak kedua korban menjadi pelaku pembunuhan.

"Diduga anak keduanya yang melakukan pembunuhan terhadap ibu kandungnya sendiri," lanjutnya.

Hingga kini anak kedua korban didampingi ayah kandungnya dibawa ke Polsek Sunggal untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

anak smp bunuh ibunya di medan
ANAK BUNUH IBUNYA: Sebuah tragedi memilukan terjadi di Jalan Dwikora, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, ketika seorang bocah perempuan berusia 12 tahun nekat menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri, Rabu (10/12/2025) pagi. (istimewa)

Kesaksian Kepala Lingkungan, Dengar Keributan

Menurut Kepala Lingkungan V, Kelurahan Tanjung Rejo, Tono, kejadian bermula dari cekcok keluarga yang berujung tragis.

"Saya menerima laporan dari warga sekitar yang mendengar keributan di dalam rumah,"ujarnya.

Dari keterangan keluarga, AI diduga kesal karena ibunya memarahi kakaknya.

Saat kejadian, suami korban tidur di lantai dua, sementara korban dan kedua anaknya berada di kamar lantai satu.

Warga sekitar yang mendengar keributan segera melapor dan datang ke lokasi.

Petugas kepolisian dan tim Inafis Polrestabes Medan pun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi.

Sementara itu, AI yang masih di bawah umur diperiksa dengan pendampingan sang ayah.

TKP PEMBUNUHAN di Jalan Dwikora
TKP PEMBUNUHAN: Sebuah tragedi memilukan terjadi di Jalan Dwikora, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, ketika seorang bocah perempuan berusia 12 tahun nekat menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri, Rabu (10/12/2025) pagi. (istimewa)

Fakta Singkat:

Korban: Faizah Soraya (42)

Terduga Pelaku: AI (12), anak bungsu korban, masih siswi SMP.

Lokasi: Jalan Dwikora, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal

Waktu kejadian: Rabu, 10 Desember 2025, pukul 05.00 WIB pagi.

Motif sementara: Diduga karena kesal ibu memarahi kakaknya

Kenapa Anak Bisa Nekat?

Dikutip dari aladokter.com, anak bisa nekat membunuh orangtuanya karena kombinasi tekanan psikologis, pola asuh yang salah, kekerasan, gangguan mental, dan hilangnya ikatan emosional.

Itu bukan sekadar “nakal” atau “jahat,” melainkan hasil dari kondisi yang gagal ditangani sejak awal.

Ada beberapa faktor-faktor yang bisa memicu kenenakatan anak tersebut, di antaranya:

Kekerasan dalam rumah tangga:

  • Anak yang terus-menerus mengalami kekerasan fisik, verbal, atau emosional bisa menyimpan dendam dan akhirnya meledak dalam bentuk ekstrem.

Gangguan mental:

  • Kondisi seperti depresi berat, psikosis, atau gangguan kepribadian bisa membuat anak kehilangan kontrol dan melakukan tindakan fatal.

Pola asuh otoriter atau salah:

  • Orangtua yang terlalu menekan, tidak memberi ruang dialog, atau mendidik dengan ancaman bisa menimbulkan kebencian mendalam.

Pengaruh lingkungan:

  • Pergaulan buruk, paparan kekerasan dari media, atau dorongan teman sebaya bisa memperkuat perilaku agresif.

Konflik ekonomi:

  • Ada kasus di mana anak merasa tertekan karena masalah uang, atau kebutuhan hidup yang tidak terpenuhi.

Kurangnya komunikasi dan kasih sayang:

  • Anak yang merasa tidak dicintai atau tidak dihargai bisa kehilangan ikatan emosional dengan orangtuanya.

(Cr9/Tribun-medan.com)

 

Baca Lebih Lanjut
Penyesalan Anak Bunuh Ibu di Medan, KPAI Sebut Pengasuhan Salah, Al Kesal Orangtua Selalu Ribut
Kesaksian Sopir Ambulans Detik-detik saat Tiba di Lokasi Kejadian Siswi SD Bunuh Ibu Kandung
Siswi SD Diduga Bunuh Ibu Bisa Jadi Dipicu Konflik Ortu, Korban Sering Diperlakukan Kasar
Penyesalan Siswi Kelas 6 SD Bunuh Ibu di Medan, Korban Salah Asuh, Tak Nyaman Lihat Ayah Ibu Ribut
Kesaksian Tetangga Tragedi Siswi SD Bunuh Ibu Kandung, Dengar Suara Minta Tolong dan Kejar-kejaran
Kaleidoskop 2025: Kasus Anak Bunuh Orangtua Jadi Sorotan Publik
KPAI Bongkar Hasil Pengamatan Kejiwaan Siswi SD yang Habisi Ibu Kandung, Ada 16 Saksi Termasuk Ahli
TERKUAK! PENYEBAB Bocah Tikam Ibu hingga Tewas di Medan, Pelaku Kini Sedih dan Menyesal
Kejiwaan Siswa SD yang Habisi Ibu Kandung Diungkap KPAI, Ada 16 Saksi Termasuk Ahli
Motif Utama Siswi SD Bunuh Ibu Kandung 20 Kali Tusukan Akhirnya Terkuak, Selamatkan Kakak dan Ayah