TRIBUNNEWS.COM - Besok, Sabtu 27 Desember diperingati sebagai hari bersejarah di Indonesia.

Peristiwa 27 Desember menorehkan sejarah penting bagi bangsa Indonesia.

Tanggal 27 Desember diperingati sebagai Hari Pengakuan Kedaulatan Indonesia oleh Belanda.

Mengutip dari Buku Sejarah Indonesia Kelas 12, karangan Sardiman AM dan Amurwani D.L terbitan Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun 2017, di tanggal tersebut terjadi peristiwa penyerahan kedaulatan Belanda kepada Indonesia.

Ini menjadi sejarah penting bagi masyarakat bangsa Indonesia.

Baca juga: Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional Diperingati pada 20 Desember, Ini Kumpulan Ucapannya Tahun 2025

Sejarah Hari Penyerahan Kedaulatan Indonesia oleh Belanda

Pada 27 Desember 1949, terjadi aksi penyerahan Kedaulatan Indonesia oleh Belanda.

Aksi ini dilakukan di Belanda oleh delegasi Indonesia, yang dipimpin oleh Moh. Hatta, sedangkan pihak Belanda hadir Ratu Juliana, Perdana Menteri Willem Drees, dan Menteri Seberang Lautan Sasseu bersama-sama menandatangani akte penyerahan kedaulatan di Ruang Tahta Amsterdam. 

Sementara di Indonesia peristiwa ini dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Wakil Tinggi Mahkota Belanda A.H.S. Lovink.

Ini merupakan penanda berakhirnya Konferensi Meja Bundar (KMB).

Maka dengan berakhirnya KMB, berakhir pula perselisihan Indonesia dan Belanda.

Indonesia kemudian mendapat pengakuan dari negara-negara lain.

Baca juga: Tanggal 23 Desember Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HumanLight Day

Pengakuan pertama datang dari negara-negara yang tergabung dalam Liga Arab, yaitu Mesir, Suriah, Lebanon, Saudi Arabia, Afganistan, India, dan lainlain. 

Untuk perkataan “penyerahan kedaulatan” itu oleh pihak Indonesia diartikan sebagai “pengakuan kedaulatan”, walaupun pihak Belanda tidak menyetujui dengan perkataan tersebut.

Namun, dalam kenyataan oleh masyarakat internasional diakuinya keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Meski Belanda sendiri tidak mengakui Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 dan hanya mengakui tanggal 27 Desember 1949, namun keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia itu tetap terhitung sejak terjadinya proklamasi.

Proklamasi Kemerdekaan oleh bangsa Indonesia terjadi pada 17 Agustus 1945.

Pada saat itu bangsa Indonesia tidak menghadapi Belanda, melainkan menghadapi Jepang, karena sebelumnya Belanda sudah kalah dan menyerah pada Jepang.

Oleh karena itu, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia mutlak atas usaha bangsa Indonesia sendiri.

Baca juga: Tanggal 25 Desember 2025 Memperingati Hari Apa? Ada Hari Natal dan Lainnya

Kata-kata Penyemangat Mengenai Sejarah Hari Penyerahan Kedaulatan Indonesia oleh Belanda

  • Penyerahan kedaulatan menandai berakhirnya penjajahan Belanda di Indonesia.
  • 27 Desember 1949 menjadi tonggak lahirnya kedaulatan Indonesia secara penuh.
  • Peristiwa ini membuktikan bahwa perjuangan rakyat tidak pernah sia-sia.
  • Kedaulatan diraih melalui pengorbanan, diplomasi, dan persatuan bangsa.
  • Penyerahan kedaulatan adalah kemenangan sejarah bangsa Indonesia.
  • Indonesia berdiri sejajar sebagai negara merdeka di mata dunia.
  • Peristiwa ini mengakhiri konflik panjang antara Indonesia dan Belanda.
  • Kedaulatan bukan hadiah, melainkan hasil perjuangan rakyat.
  • Penyerahan kedaulatan memperkuat legitimasi Republik Indonesia.
  • Diplomasi Indonesia berhasil membuka jalan menuju kemerdekaan utuh.
  • Sejarah ini mengajarkan arti keteguhan dan kesabaran bangsa.
  • Penyerahan kedaulatan menjadi simbol kemenangan moral Indonesia.
  • Dunia internasional mengakui kemerdekaan Indonesia secara resmi.
  • Peristiwa 27 Desember 1949 memperkokoh identitas bangsa.
  • Kedaulatan adalah hak mutlak setiap bangsa merdeka.
  • Indonesia melangkah ke masa depan sebagai negara berdaulat.
  • Penyerahan kedaulatan menutup lembaran penjajahan berabad-abad.
  • Peristiwa ini mengukuhkan hasil Revolusi Nasional Indonesia.
  • Bangsa Indonesia membuktikan mampu menentukan nasib sendiri.
  • Kedaulatan menjadi fondasi pembangunan bangsa merdeka.
  • Sejarah penyerahan kedaulatan adalah warisan perjuangan nasional.
  • Peristiwa ini mengajarkan pentingnya persatuan dan diplomasi.
  • Penyerahan kedaulatan menguatkan semangat nasionalisme.
  • Indonesia bangkit sebagai negara berdaulat dan bermartabat.
  • Kedaulatan adalah amanah yang harus dijaga oleh generasi penerus.

(Tribunnews.com/Oktavia WW)

Baca Lebih Lanjut
27 Desember 2025 Memperingati Hari Apa? Ada Hari Kesiapsiagaan Epidemi Internasional, Ini Ucapannya
26 Desember 2025 Memperingati Hari Apa? Ada Hari Relawan PMI, Ini 25 Ucapan yang Bisa Dibagikan
22 Desember 2025 Memperingati Hari Apa? Ada Hari Ibu ke-97, Ini 30 Ide Status yang Bisa Dibagikan
Persib Bandung vs PSM Makassar Digelar Tanggal 27 Desember, Haye : Ini Jadwal Gila
Kalender 2025: Hari Ibu Tanggal 22 Desember Weton Senin Pon, Ini Makna dan Pantangannya
Tanggal 20 Desember Peringatan Apa Saja? Ada 2 Momen Penting, Long Weekend di Depan Mata
Profil Justin Hubner, Pemain Timnas yang Lamar Jennifer Coppen di Momen Natal 2025, Ternyata Keturunan Indonesia-Belanda!
Widy Hastuti Chasanah
50 Ucapan Hari Relawan PMI 26 Desember 2025, Inspiratif dan Menyentuh Hati
Peringatan Hari Ibu, Polwan Simbol Peran Strategis Perempuan di Polres Way Kanan
Link Twibbon Hari Relawan PMI 26 Desember 2025, Cocok Jadi Foto Profil Media Sosial