SRIPOKU.COM, MARTAPURA – Jajaran Polsek Madang Suku I terus melakukan pemantauan debit air Sungai Komering sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir.
Pemantaun dilakukan khususnya di wilayah pemukiman yang berada di sepanjang aliran sungai.
Pemantauan dilakukan pada Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 09.40 WIB oleh dua personel Polsek Madang Suku I, yakni Aipda Saleh dan Aipda Heri Sumanto, di wilayah Desa Rasuan, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur.
Kegiatan monitoring dilakukan di pinggir Jalan Desa Rasuan yang berdekatan langsung dengan aliran sungai.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, debit air Sungai Komering dilaporkan mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya dan masih berada pada kondisi normal.
“Debit air Sungai Komering mengalami penurunan dan belum menunjukkan tanda-tanda meluap.
Ia menambahkan, hingga saat ini pemukiman warga, lahan perkebunan, persawahan, serta fasilitas umum di wilayah tersebut masih aman dari ancaman banjir.
Polsek Madang Suku I mencatat terdapat sejumlah desa yang berada di pesisir Sungai Komering dan masuk kategori rawan terdampak luapan air, di antaranya Desa Rasuan, Tridadi, Gunung Terang, Mendayun, Agung Jati, Karta Mulya, dan Mengulak. Meski demikian, seluruh desa tersebut saat ini masih dinyatakan dalam kondisi aman.
“Curah hujan belakangan ini tidak terlalu tinggi sehingga debit air Sungai Komering belum meluap dari bibir sungai,” jelas Aipda Heri Sumanto.
Meski situasi terpantau terkendali, pihak kepolisian menegaskan akan terus melakukan monitoring secara berkala.
Anggota piket dan Bhabinkamtibmas disiagakan untuk memantau perkembangan di lapangan serta menyampaikan laporan secara cepat apabila terjadi perubahan kondisi.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Jika terjadi peningkatan debit air secara signifikan, langkah antisipasi dan imbauan kepada masyarakat akan segera dilakukan,” tegasnya.
Meski situasi terpantau terkendali, pihak kepolisian menegaskan akan terus melakukan monitoring secara berkala.Anggota piket dan Bhabinkamtibmas disiagakan untuk memantau perkembangan di lapangan serta menyampaikan laporan secara cepat apabila terjadi perubahan kondisi.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Jika terjadi peningkatan debit air secara signifikan, langkah antisipasi dan imbauan kepada masyarakat akan segera dilakukan,” tegasnya.