TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Dua korban bentrok PT Sinar inti Sawit (SIS) dan PT Palma Agung Bertuah (PAB) yakni sudah mendapat perawatan di RS Permata Hati Duri. Kondisi korban sudah membaik dan sadarkan diri.

"Dua korban alami luka kemarin sudah di rawat di RS Permata Hati. Saat ini sudah sadarkan diri," jelas Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan melalui Kasat Intelkam Polres Bengkalis AKP Iswandi, Selasa (23/12) siang.

Menurut dia, dua korban tersebut merupakan pekerja PT PAB, diantaranya Agustinus warga Pekanbaru dan Zeri Lahugu warga Pekanbaru.

Dalam bentrokan terjadi Agustinus mengalami luka sobek bagian kepala dan empat jarinya putus.

"Sementara Zeri mengalami luka tusuk di bagian pingang sebelah kanan. Keduanya sudah mendapatkan perawatan di RS Permata Hati Duri, sudah sadar," tambahnya.

Kondisi di lapangan saat ini sudah kondusif dan aman.

Petugas masih melakukan pengamanan di lokasi serta mengupayakan evakuasi sejumlah kendaran yang rusak saat ini masih berada di lokasi.

Baca juga: Polisi Amankan Lokasi Bentrok PT SIS dan PT PAB di Bengkalis, Korban Dirawat di RS Permata Hati Duri

Pihaknya mengimbau agar semua pihak bisa menahan diri.

Apalagi saat ini memasuk kondisi dan situasi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Kita minta untuk saling menahan diri, apalagi kita fokus operasi lilin Nataru. Sama sama menjaga Kamtibmas di lingkungan masyarakat," tandasnya.

Saat ini Polres Bengkalis masih melakukan pengamanan lokasi bentrok di Desa Pamesi kecamatan Bathin Solapan tersebut.

Terkait konflik kedua perusahaan ini Polres Bengkalis mediasi lebih lanjut. 

"Memang sudah ada upaya mediasi dilakukan namun belum ada titik temunya, saat ini kita terus upayakan mediasi lebih lanjut, akan kita tarik mediasinya tingkat kabupaten Bengkalis," tandasnya.

Kronologi Bentrok

Akibat bentrokan terjadi dua orang pekerja dari PT PAB mengalami luka dan mendapatkan perawatan.

Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan membenarkan kejadian bentrok tersebut terjadi kemarin.

Menurut dia bentrok terjadi terkait kerjasama operasi (KSO) yang dimiliki PT PAB seluas 4.000 hektare di wilayah Bathin Solapan dari PT Agrinas.

Dari luas lahan KSO ada sekitar 700 hektare lahan tersebut berada di wilayah PT SIS.

Sebelumnya saat lahan milik PT SIS di eksekusi Satgas PKH mereka menolak.

"Dari masalah KSO inilah muncul potensi konflik antara dua Perusahaan ini. Karena PT SIS juga tengah mengurus KSO dengan Agrinas," jelasnya.

Menurut dia, sebenarnya kedua perusahaan ini sudah dilakukan mediasi.

Namun belum tidak memiliki temu hingga pecah bentrokan kemarin di Desa Pamesi.

"Saat kejadian kemarin petugas kita juga di lapangan. Namun memang meraka tidak memiliki titik temu dan akhirnya terjadi bentrokan antara karyawan dua perusahaan, petugas saat kejadian sudah berada di lapangan dan mencoba melerai kedua belah pihak," ungkapnya.

Dalam bentrok tersebut dua orang menjadi korban, mengalami sejumlah Luka.

Keduanya sudah dibawa ke rumah sakit di Duri, saat ini masih mendapatkan perawatan.

Akibat bentrokan kemarin, masih beberapa unit kendaraan yang tertinggal di lokasi milik perusahaan.

Polres Bengkalis sudah menurunkan anggotanya melakukan pengamanan dan menjaga unit kendaraan yang belum diamankan 

"Sekitar tiga belas orang petugas kita tempatkan di lokasi, serta satu orang perwira untuk melakukan pengamanan di lokasi. Kondisinya hari ini di lokasi sudah kondusif," jelasnya.

Kapolres mengatakan, dari beberapa pihak yang bentrok kemarin sempat sebagian menyelamatkan diri dan bersembunyi di lokasi.

Pihaknya sudah mengevakuasi ke mereka yang terlibat bentrok ke Mapolsek Mandau. 

Sekitar empat puluh orang yang terlibat dilokasi diamankan sementara di Mapolsek dan sedang dimintai keterangan. 

"Kita akan melakukan proses hukum atas kejadian ini. Pihaknya masih mendalami keterangan semua pihak untuk proses penyidikan lebih mendalam, serta akan kita proses secara transparan," terangnya.

Terkait konflik kedua perusahaan ini Polres Bengkalis mediasi lebih lanjut.

"Sebelumnya memang sudah ada upaya mediasi dilakukan namun belum ada titik temunya, saat ini kita terus upayakan mediasi lebih lanjut akan kita tarik mediasinya tingkat kabupaten Bengkalis," tandasnya.

(Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Array
Baca Lebih Lanjut
Identitas 2 Karyawan PT SMA yang Meninggal di Area Tambang PT MSM Minahasa Utara Sulut
Fakta-Fakta Peristiwa Meninggalnya 2 Karyawan PT SMA di Area Tambang PT MSM Minahasa Utara Sulut
Ian Sudah Antre Satu Hari Satu Malam, Hanya 1 Kapal Layani Penyeberangan RoRo Bengkalis
PT SAS dan Group Kirim Tim Trauma Healing, Logistik Hingga Timkes ke Sumbar
Pembunuh Pelajar SMK di Lampung Dibekuk, Korban Ditemukan Membusuk di Kebun Sawit
Situasi Terkini  Pasca Bentrok di Tambang Ratatotok, Personel Gabungan Polda Sulut Masih Siaga
PT Timah Tbk Rayakan Hari Ibu Lewat Women In TINS Series: Perempuan Tangguh, Adaptif dan Berdaya
Rayakan Hari Ibu, PT Timah Tbk Gelar Women In TINS Series: Perempuan Tangguh, Adaptif dan Berdaya
Tunjukkan Tanggung Jawab Sosial, PT SPI Dampingi Keluarga Korban Penumpang Hilang KM Barcelona IIIA
UPZ Baznas PT Semen Gresik Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Sumatera Barat