TRIBUNJATENG.COM, CILACAP – Seorang nelayan dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat memancing di Pantai Lengkong, Desa Mertasinga, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap.
Hingga hingga Sabtu (13/12/2025) masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.
Sebelumnya, Kantor SAR Cilacap menerima laporan kondisi membahayakan manusia tersebut pada Jumat (12/12/2025) dan segera mengerahkan tim rescue ke lokasi kejadian.
Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Cilacap, Priyo Prayudha Utama mengatakan, respons cepat dilakukan untuk memaksimalkan upaya pencarian korban.
“Setelah menerima informasi, kami langsung memberangkatkan tim rescue ke Pantai Lengkong untuk melakukan pencarian terhadap korban,” kata Priyo.
Berdasarkan keterangan saksi, korban terseret ombak saat memancing di area trekdam Pantai Lengkong sekitar pukul 14.20 WIB ketika gelombang laut tiba-tiba membesar.
“Korban sedang memancing, namun ombak yang cukup kencang datang sehingga korban terseret arus dan tenggelam,” ujar Priyo.
Operasi pencarian dilakukan dengan menyisir area laut di sekitar lokasi kejadian menggunakan jetski, LCR, perahu jukung milik potensi SAR, serta pemantauan jalur darat.
“Kami melakukan pencarian terpadu melalui jalur laut dan darat untuk memperluas jangkauan pencarian,” jelasnya.
Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Mahirul Ramadhan (17), warga Desa Dondong, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Hingga hari kedua pencarian, korban belum ditemukan dan Tim SAR Gabungan memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan personel.
“Pencarian akan kami lanjutkan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh tim di lapangan,” pungkas Priyo. (ray)