TRIBUNMANADO.CO.ID - Upus Ni Mama, renungan Wanita Kaum Ibu (W/KI) GMIM dalam sepekan mulai 18 - 24 Mei 2025.

Pembacaan alkitab terdapat pada Wahyu 20:1-6.

Tema perenungan adalah Berbahagialah dan Kuduslah mereka yang dapat bagian dalam kebangkitan.

Khotbah :

Ibu-ibu yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, 

Setiap orang ingin berbahagia. Orang melakukan banyak cara untuk dapat meraih kebahagiaan. Tetapi standar kebahagiaan itu berbeda, tergantung bagaimana sesorang memahami konsep kebahagiaan tersebut.

Ada yang berpendapat bahwa kebahagiaan itu datang dari uang atau harta, jabatan, status sosial tertentu, 
popularitas, dan sebagainya. 

Ada hal menarik yang diberikan dalam bacaan kita ini. Pembaca mula kitab Wahyu ini adalah tujuh jemaat di Asia yaitu 

Efesus, Smirna, Pergamus, Tiatira, Sardis, Filadelfia, dan Laodikia. 

Mereka adalah jemaat jemaat yang sementara menghadapi penganiayaan dan mengharapkan akhir dunia segera datang. 

Namun, bacaan ini menjelaskan tentang beberapa penglihatan yang memberikan penghiburan, penguatan, pengharapan kepada mereka untuk tetap memelihara ketaatan dan kesetiaan hanya kepada Tuhan Allah di dalam Yesus Kristus di tengah konteks kehidupan mereka yang tidak mudah. 

Ayat 1-3 berisi penglihatan tentang Malaikat Tuhan Allah yang memegang anak kuncijurang maut dan suatu rantai besar di tangannya (ayat 1).

Malaikat Tuhan ini menangkap naga, si ular tua yaitu Iblis atau Satan, mengikatnya, melemparkannya ke dalam 
jurang maut yang dimeteraikan di atasnya, agar ia tidak lagi menyesatkan bangsa-bangsa (ayat 2-3).

Ini terjadi selama seribu tahun dan menunjukkan kemenangan total atas iblis yang terbukti tidak memiliki kuasa apapun, sebab Malaikat Tuhan Allah saja mampu mengikatnya.

Kemenangan yang total sebab makna seribu tahun itu bukan hanya sekedar dimengerti dari segi waktu tetapi juga 
bermakna completeness (kegenapan, kelengkapan, kesempurnaan).

Penglihatan ini memberi penguatan dan pengharapan bahwa kuasa jahat yang menganiaya dan menyebabkan penderitaan kepada jemaat jemaat akan dihancurkan. 

Itu berarti penganiayaan dan penderitaan jemaat akan berakhir. Ayat 4-6 berisi penglihatan tentang apa yang akan terjadi pada orang-orang yang tetap taat dan setia kepada Tuhan Allah di dalam Yesus Kristus.

Mereka disebut berbahagia dan kudus sebab: mereka akan duduk di atas tahta dan diberi kuasa untuk menghakimi; dibangkitkan kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun; kematian 
kedua tidak berkuasa lagi atas mereka; menjadi imam-imam Allah dan Kristus. 

Kata berbahagialah diterjemahkan dari kata Yunani makarios yang berarti blessed (diberkati), happy (berbahagia), lucky (beruntung).

Sementara kata kudus diterjemahkan dari kata hagios yang berarti holy (kudus, suci), pure (murni), consecrated to God (dikuduskan bagi Allah).

Artinya mereka berbahagia, diberkati, dikuduskan bagi Tuhan Allah. Penglihatan ini menyatakan suatu pembaruan total 
dalam kehidupan orang-orang yang tetap taat dan setia kepada Allah.

Mereka hidup kembali atau dibangkitkan. Kata Yunani ezesan: be alive [hidup, menjadi hidup]; resurrected life for the body and eternal life for the soul [kehidupan yang dibangkitkan untuk tubuh dan kehidupan kekal bagi jiwa]. 

Mereka tidak lagi menderita, sengsara dan ditindas oleh kuasa-kuasa dunia, tetapi akan diberi kuasa untuk menghakimi dan memerintah bersama Kristus. 

Kematian yang kedua terjadi pada saat penghakiman (baca Why 20:11-15), ketika semua yang berdosa dilemparkan ke dalam lautan api (Yun. ten limnen tou puros).

Kematian yang kedua ini tidak berkuasa atas orang-orang yang tetap taat dan setia. Artinya mereka tidak akan binasa melainkan mendapatkan kehidupan kekal bersama dengan Tuhan Allah di dalam Yesus Kristus.

Itulah sebabnya mereka disebut berbahagia dan kudus. Upah ketaatan dan kesetiaan kepada Tuhan Allah adalah kebangkitan dan hidup kekal bersama dengan Yesus Kristus. 

Ibu-ibu yang dikasihi dan diberkati oleh Tuhan Yesus, 

Kebahagiaan sebagai orang Kristen yang taat dan setia berbeda dengan kebahagiaan yang ditawarkan dan dicari orang di 
dunia.

Sebab kebahagiaan di sini tidak diukur dengan uang, harta, jabatan, status sosial, popularitas, dan sebagainya.

Kebahagiaan yang disebut di dalam bacaan kita adalah kehidupan kekal yang diberkati dan dikhususkan bagi Tuhan Allah.

Kebahagiaan yang ditawarkan dunia ini seringkali bersifat semu, tidak kekal, dan tak jarang memutuskan relasi kita dengan sesama dan Tuhan Allah. 

Sedangkan kebahagiaan yang disediakan Tuhan Allah bagi mereka yang tetap taat dan setia adalah kebahagiaan yang sejati. 

Karena itu, lakukanlah perintah dan ajaran firman Tuhan dalam Alkitab dengan taat dan setia.

Hiduplah dalam ketaatan dan kesetiaan meskipun kenyataan hidup seringkali tidak mudah untuk dihadapi, sebab penuh dengan godaan, tantangan, dan penderitaan. 

Penderitaan dan pergumulan akan berakhir sebab Tuhan Allah sendiri yang akan bekerja dan mengalahkan si jahat. 
Kedua, kejarlah kebahagiaan hidup orang percaya yaitu kehidupan kekal bersama Yesus Kristus. Amin.

Pertanyaan untuk diskusi: 

1. Apa yang anda pahami tentang kebahagiaan menurut teks Wahyu 20:1-6? 

2. Mengapa orang-orang yang tetap taat dan setia disebut berbahagia dan kudus? 

3. Bagaimana cara kita untuk mendapatkan kebahagiaan sejati seperti yang dijelaskan di dalam bacaan kita ini?

Sumber: Komisi W/KI GMIM edisi April - Mei 2025

Baca Lebih Lanjut
Cara Cek Pengumuman PPPK Tahap 2 Tahun 2024, Bisa Dilihat Mulai 22 Mei 2025
Detik
18 Wilayah Pesisir Pontesi Banjir Rob Mei 2025, Ini Perkiraan BMKG Waktu Terjadinya
Tribunnews
Serangkaian Acara Digelar di Wonosobo Sepanjang Mei 2025, Simak Jadwalnya Berikut
Timesindonesia
Persib Bandung Angkat Piala Juara Liga 1 pada Tanggal 24 Mei 2025
Detik
Libur Panjang Mei 2025: Tanggal Merah dan Cuti Bersama Masih Banyak!
Tribunnews
Fenomena Astronomi Bulan Mei 2025, Ada Parade 4 Planet yang Terlihat dari Bumi
Tribunnews
15 Poster Hari Bidan Internasional 5 Mei 2025 dan Ucapan dalam Bahasa Inggris
Tribunnews
Jelang Libur Panjang Penumpang Kereta Cepat Tembus 22 Ribu
Detik
Daftar Game PS4, PS5, Xbox, Nintendo Switch dan PC Rilis Mei 2025
Detik
40+ Link Pengumuman SNBT 2025, Bisa Dicek Mulai 28 Mei
Detik