-

Jejak besar di dasar Laut Utara ditemukan dan mengungkapkan rahasia masa lalu Inggris. Itu menjadi bukti bahwa lebih dari 18.000 tahun lalu, gunung-gunung es raksasa berukuran seluas kota pernah hanyut dan menggores pesisir timur negara itu.

Penemuan itu menjadi petunjuk baru tentang perubahan iklim zaman dulu, sekaligus membantu para ahli memahami apa yang mungkin terjadi di Antartika saat ini.

Mengutip BBC, Senin (28/4/2025), temuan itu dianggap sebagai bukti kuat pertama bahwa Inggris dan Irlandia dulu tertutup lapisan es yang sangat luas bahkan bisa menghasilkan bongkahan es seukuran kota di masa kini.

Untuk menemukan jejak itu, para ilmuwan menggunakan data pemindaian bawah laut yang sangat rinci, mirip seperti MRI pada tubuh manusia. Data itu dikumpulkan dari survei yang dilakukan oleh perusahaan minyak, gas, dan proyek turbin angin di Laut Utara.

Hasil pemindaian menunjukkan adanya alur-alur dalam di dasar laut, seperti bekas goresan sisir. Ini dipercaya sebagai jejak pergerakan ujung gunung es raksasa yang bergerak melintasi dasar laut sekitar 18.000 tahun lalu. Beberapa jejak bahkan ditemukan sejauh 145 kilometer dari pantai timur Skotlandia.

"Kami menemukan bukti adanya gunung es tabular, yang bentuknya lebar dan datar seperti meja," kata James Kirkham, ahli geofisika kelautan dari British Antarctic Survey sekaligus penulis utama studi ini yang dipublikasikan di jurnal Nature Communications.

"Penemuan ini membuktikan Inggris dulu punya lapisan es besar, karena gunung es sebesar ini hanya bisa terbentuk dari sana," dia menambahkan.

Gunung es tabular adalah bongkahan es raksasa yang mengapung di laut, terbentuk dari gletser yang retak di tepiannya.

Dari analisis ukuran goresan di dasar laut, para ilmuwan memperkirakan gunung es itu memiliki lebar antara lima hingga puluhan kilometer, dengan ketebalan 50 hingga 180 meter. Ukurannya diperkirakan setara dengan luas kota-kota di Inggris seperti Norwich atau Cambridge.



Array
Baca Lebih Lanjut
Menyusuri Jejak Megalitikum di Jawa Timur: Wisata Sejarah ke Masa Silam
Timesindonesia
Gempa Bumi Sore Ini, Sabtu 26 April 2025, Info BMKG di Laut Sumatera Utara
Erlina Langi
3 Gunung di Indonesia yang Alami Erupsi Hari Ini 24 April 2025, Semeru Paling Aktif
Tribunnews
Inggris Setuju Redupkan Matahari untuk Atasi Perubahan Iklim
Detik
Mungkinkah Letusan Dahsyat Gunung akan Hancurkan Pulau Ini?
Detik
Penelitian Ungkap Ada Interaksi Manusia Purba dengan Dinosaurus
Detik
Rahasia Mengapa Buaya Tidak Ikut Punah di Zaman Dinosaurus, Apa Itu?
Detik
Gempa di Sulawesi Utara Siang Ini Senin 28 April 2025, Info BMKG Baru Terjadi di Laut Bolsel
Glendi Manengal
Gempa Bumi di Sulawesi Utara Malam Ini, Sabtu 26 April 2025, Info BMKG di Kedalaman 20 Km
Erlina Langi
Studi Ungkap Tanah Arab Hijau dan Subur di Masa Lalu
Detik